Kementerian Sosial RI

Kerap Dilanda Banjir, Kementerian Sosial RI Sokong Kabupaten Wajo & Bentuk Kampung Siaga Bencana

Sadar akan potensi bencana yang mengintai tiap saat, Pemerintah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pun mengupayakan penanggulangan bencana.

Dok Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Amran Mahmud saat bertemu Staf Khusus Menteri Sosial RI, Suhadi, Sekretaris Dirjen Linjamsos Kemensos RI, Robben Rico dan Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI, Iyan Kusmadiana, Selasa (5/4/2022) lalu. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Wajo adalah kabupaten yang kerap kali dilanda bencana, terutama banjir.

Sadar akan potensi bencana yang mengintai tiap saat, Pemerintah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pun mengupayakan penanggulangan bencana berbasis masyarakat.

Olehnya, Pemkab Wajo mengajukan permohonan ke Kementerian Sosial RI agar dapat dilaksanakan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Wajo pada 2022 ini.

Permohonan tersebut disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat bertemu Staf Khusus Menteri Sosial RI, Suhadi, Sekretaris Dirjen Linjamsos Kemensos RI, Robben Rico dan Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI, Iyan Kusmadiana, Selasa (5/4/2022) lalu.

Amran Mahmud mengatakan, bahwa permohonan tersebut telah disetujui oleh Kementerian Sosial RI.

"Alhamdulillah permohonan kita diterima. Kita berharap tidak ada halangan sehingga tahun ini bisa dilaksanakan," katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Timur, Kamis (7/4/2022).

Untuk pelaksanaan KSB, Amran Mahmud mengatakan akan fokus pada satu daerah, yakni di Kecamatan Sabbangparu, yang memang menjadi langganan banjir.

Alasan dipilihnya Kecamatan Sabbangparu sebagai rencana lokasi KSB adalah karena kecamatan tersebut adalah wilayah pertama terkena dampak dari air kiriman dari Kabupaten Soppeng apabila terjadi banjir.

"Kita berharap dengan pelaksanaan KSB ini nantinya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait resiko bencana serta langkah pertama yang harus dilakukan ketika terjadi bencana," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P2KBP3A, Ahmad Jahran menjelaskan bahwa KSB adalah wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat. KSB dijadikan kawasan/tempat untuk program penanggulangan bencana.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved