Disimpan di Gudang Dinas Kesehatan, Ada 36.000 Dosis Vaksin Kedaluwarsa di Kabupaten Wajo

Vaksin jenis Covavax sebanyak 60 dosis, Coronavac 3.870 dosis, Moderna 13.270 dosis, dan Astrazeneca 18.800 dosis.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
pelaksanaan vaksinasi anak di SDN 2 Sengkang, Kabupaten Wajo pada Januari 2022 lalu 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Sebanyak 36.000 vaksin kedaluwarsa di Kabupaten Wajo selama 2022.

Vaksin jenis Covavax sebanyak 60 dosis, Coronavac 3.870 dosis, Moderna 13.270 dosis, dan Astrazeneca 18.800 dosis.

Vaksin yang telah kedaluwarsa tersebut masih tersimpan di gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo dan sejumlah puskesmas.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, Arsyad mengatakan, banyaknya vaksin yang kedaluwarsa dipicu vaksin yang didistribusikan telah dekat masa kedaluwarsanya.

"Masa expired sudah dekat baru didistribusikan ke kabupaten. Lalu distribusi vaksin terlalu banyak dengan masa expired sudah dekat," katanya, kepada Tribun Timur, Rabu (6/4/2022).

Arsyad menyebutkan, pada pendistribusian vaksin jenis Coronavac pada 4 Februari 2022 lalu sebanyak 10.000 dosis, masa kedaluwarsanya pada 14 Februari 2022.

"Dalam waktu 9 hari kami tidak bisa habiskan yang 10.000 dosis itu," katanya.

Yang sempat digunakan hanya 6.130 dosis, dan sebanyak 3.870 dosis sisanya kedaluwarsa.

Sejauh ini, belum ada instruksi lebih lanjut terhadap perlakuan vaksin-vaksin yang telah kedaluwarsa itu.

"Belum ada petunjuk untuk pengembaliannya ke provinsi," katanya.

Ketersediaan dosis vaksin di Kabupaten Wajo sekitaran 31.124 dosis.

Jenis vaksin yang tersedia baik untuk pemberian dosis pertama, kedua, hingga ketiga atau booster seperti Coronavax 16.892 dosis, Covavax 7.650, dan Pfizer 6.582.

Berdasarkan data Komite Penanggulangan Covid - Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), sudah ada 255.472 orang atau 84,93 persen yang telah divaksin dosis pertama di Kabupaten Wajo.

Lalu ada 162.849 orang atau 54,14 persen yang telah divaksin hingga dosis kedua dan 5.770 orang atau 1,92 persen yang telah menerima vaksin dosis ketiga atau booster.

Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved