Kecelakaan Perahu
63 Orang Dilibatkan Pencarian Korban Tabrakan Kapal di Perairan Pangkajene Pangkep
Sebanyak 63 orang ikut dalam proses pencarian korban tabrakan kapal di Perairan Pangkajene, Sabtu (2/4/2022).
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKEP - Sebanyak 63 orang ikut dalam proses pencarian korban tabrakan kapal di Perairan Pangkajene, Sabtu (2/4/2022).
Hal ini disampaikan Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, Minggu (3/4/2022).
Ia mengatakan Basarnas sendiri menurun 11 personel.
Baca juga: Satu Orang Meninggal, Berikut Identitas Korban Tabrakan Kapal di Perairan Pangkajene Pangkep
Baca juga: Kesaksian Warga Tabrakan Perahu Jolloro vs Kapal Motor di Pangkep, Sempat Dengar Suara Ledakan
"Untuk proses pencarian ini kami menurunkan 11 personel. Adapun unsur terkait, BPBD, TNI-POLRI dan masyarakat berjumlah kurang lebih 52 orang," katanya.
Ia menambahkan, pencarian dilakukan dengan menyisir sekitar lokasi hilangnya korban.
Pencarian membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan pada pukul 08.45 Wita.
"Dua hari kita cari dan hari ini kita temukan pada pukul 08.45 Wita," katanya.
Djunaedi menambahkan, korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi terakhir dinyatakan hilang.
"Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian," katanya.
Korban pun telah dievaluasi ke rumah duka di Pulau Salebbo, Pangkep.
Atas kejadian ini, ia berharap kepada masyarakat yang melakukan pelayaran agar berhati-hati dan memerhatikan keselamatan.
"Sehingga ini tidak terjadi lagi saat melakukan penyeberangan dari pulau ke pasar,"tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, tabrakan antara perahu jolloro dengan kapal motor di Perairan Pangkajene, Sabtu (3/4/2022).
Kecelakaan ini terjadi tepatnya di Kampung Jagong, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep.
12 orang menjadi korban dari insiden ini.
11 orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang lainnya meninggal dunia.