Persib Bandung
Persib Bandung Gagal Tekuk Barito Putera, Anak Buah Robert Disebut Main Curang, Ini Masalahnya
Tim sepakbola Persib Bandung gagal tekuk tim Barito Putera di laga terakhir Liga 1 2022.
TRIBUN-TIMUR.COM - Tim sepakbola Persib Bandung gagal tekuk tim Barito Putera di laga terakhir Liga 1 2022.
Alhasil Bali United resmi jadi juara Liga 1 tahun ini.
Hanya saja, di akhir laga tim Maung Bandung dapat kabar buruk. Anak didik Robert Rene Alberts disebut 'main curang'.
Balasan sang pelatih.
Cek kisah lengkapnya di sini.
Gelandang Persib Abdul Aziz mengaku kecewa dengan hasil imbang di laga penutup Liga 1 2022/2022.
Persib ditahan imba dengan skor 1-1 melawan Barito Putera di pekan ke-35.
Tampil di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Abdul Aziz tampil sebagai starting XI Persib Bandung dan bermain 2x45 menit, namun Maung Bandung harus berbagi skor 1-1 lawan Barito Putera.
Sejatinya tim Persib Bandung punya kesempatan mencetak gol lebih dulu pada menit 54.
Hanya saja, di penghujung laga, menit ke-83, tim lawan berhasil menyamakan kedudukan.
Yap, Beni Oktovianto yang sukses melesakan bola masuk ke gawang Muhammad Natshir.
Untuk itu, Abdul Aziz menyatakan kekecewaannya karena gagal happy ending.
Ia memastikan bahwa satu poin ini bukanlah hasil yang diharapkan oleh skuat berjuluk Maung Bandung.
“Seperti yang disampaikan oleh pelatih, kami pemain pun sama kecewa dengan hasil imbang." buka Abdul Aziz dikutip dari laman Persib.
"Ini bukan yang kami harapkan,” tambah pemain bernomor punggung 8 tersebut.
Pemain jebolan Diklat Persib tersebut berharap, tahun depan prestasi terbaik bisa dicapai oleh Maung Bandung berdasarkan hasil pelajaran satu musim ini.
“Tentunya kami sebagai pemain harus introspeksi untuk musim depan yang lebih baik,” tandasnya.
Kata Robert
Hal senada diungkapkan Robert Alberts ngaku kecewa karena timnya gagal merai poin penuh.
Di balik kekecewaannya, Robert juga memberikan jawaban mengenai banyaknya tudingan soal 'main mata' lawan Barito.
"Kami (tim Persib) sudah sepakat dan memiliki keinginan, untuk mencoba memenangkan pertandingan ini," terang Robert Alberts, seperti yang dikutip dari laman Tribun Jabar.
Menurut mantan pelatih PSM Makassar itu, secara permainan Persib tidak tampil buruk.
Pihaknya terus melakukan serangan namun belum berbuah gol.
Bahkan satu penalti didapat David da Silva, namun eksekusinya pelan dan tepat mengarah ke penjaga gawang.
"Namun, dari banyak peluang yang tercipta, termasuk penalti yang tidak masuk, tentunya sangat mengecewakan bagi kami," ujarnya menambahkan.
Menurut Robert, timnya fokus menyerang hingga tak sadar area pertahanan melemah.
Alhasil, pada menit-menit akhir laga, Barito mampu memanfaatkannya untuk menyamakan level.
"Ketika kami banyak melakukan penyerangan, lini pertahanan kami justru tidak fokus, dan akhirnya Barito Putera bisa memanfaatkan situasi tersebut, dan mengubah hasil pertandingan hari ini," ucapnya.
Atas hasil ini, Maung Bandung mengakhiri pagelaran BRI Liga 1 di posisi kedua.
Maung Bandung pun secara keseluruhan mengumpulkan 69 poin, hasil dari 20 kemenangan, 9 imbang dan 5 imbang.
Musim depan Maung Bandung pun berhak bermain di kancah Piala AFC 2023.
"Setelah pertandingan ini, tentu kami akan istirahat setelah melalui kompetisi dengan jadwal yang sangat-sangat padat dan jauh dari rumah. Karena dengan sistem bubble seperti ini, semua akan rindu dengan keluarga masing-masing."
"Setelah itu, kami akan berkumpul dan memulai kembali latihan di pertengahan bulan Mei, sebagai persiapan tim untuk kompetisi musim depan. Dan musim depan kami bertekad menjadi juara," pungkasnya. (*)