HJW ke 623

Elfrianto: Momentum HJW ke-623 Ajang Gali Potensi Kabupaten Wajo

Saban 29 Maret, masyarakat Kabupaten Wajo merayakan Hari Jadi Wajo (HJW). Pada 2022 ini, Kabupaten Wajo kini berusia 623 tahun.

DOK PRIBADI
Anggota DPRD Wajo, Elfrianto. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Saban 29 Maret, masyarakat Kabupaten Wajo merayakan Hari Jadi Wajo (HJW). Pada 2022 ini, Kabupaten Wajo kini berusia 623 tahun.


Kabupaten Wajo adalah daerah yang sangat unik di Sulawesi Selatan, dan dianugerahi oleh sumber daya alam yang melimpah.

Pada momentum HJW ke-623 ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Elfrianto mengajak masyarakat serta pemerintah untuk berkontemplasi.

Menurutnya, masyarakat Wajo adalah masyarakat yang beradat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaannya, salah satunya adalah budaya 3S, yakni sipakatau, sipakalebbi, sipakainge.

"Tetap merawat dan mengedepankan filosofi leluhur yaitu 3 S, sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge, lalu kemudian fokus ke pendidikan, kesehataan, dan ekonomi masyarakat," katanya, Selasa (29/3/2022).

Wajo memilik segala potensi untuk berkembang dan menjadi daerah yang maju. Elfrianto mengatakan, perlu optimalisasi potensi yang dimiliki di Kabupaten Wajo.

Seperti di sektor pertanian, perikanan dan kelautan, perkebunan, kekayaan alam gas dan good governance serta dukungan UMKM, tenant, hingga organisasi.

"Perlunya dukungan yang tinggi terhadap potensi yang dimiliki Wajo pada sektor pertanian. Bagaimana Wajo menjadi salah satu kabupaten penghasil gabah terbesar di Indonesia, mengeluarkan kebijakan untuk melindungi petani, menghadirkan investor dan menghadirkan teknologi terbaru agar brand Wajo menjadi lumbung padi terwujudkan," katanya.

Di sektor perikanan dan kelautan, Kabupaten Wajo memiliki garis pantai sepanjang 103 km yang membentang di sisi timur. Serta, ada 18.000 ha kawasan potensi perikanan air tawar, termasuk Danau Tempe.

"Wajo memiliki laut 103 km dan 18 ribu ha air tawar termasuk danau, perlunya pembinaan dan dukungan pembudidayaan ikan air asin dan tawar, menghadirkan industri pengalengan ikan, rumput laut, teknologi peningkatan penghasilan petani tambak bandeng dan udang vaname serta kepiting bakau," katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved