Ustaz Firanda Andirja Abidin

Terungkap Alasan NU Wajo Tolak Ustaz Firanda Ceramah di Wajo, Ini Kekhawatirannya

Ustaz Firanda diundang ke Wajo oleh Pemerintah Kabupaten Wajo untuk memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Wajo. 

Editor: Muh. Irham
handover
Ustaz Firanda Andirja 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ormas Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Wajo menyatakan menolak kedatangan Ustaz Firanda Andirja Abidin melakukan ceramah di Kabupaten Wajo.

Ustaz Firanda diundang ke Wajo oleh Pemerintah Kabupaten Wajo untuk memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Wajo

Namun oleh NU Kabupaten Wajo, Ustaz Firanda dianggap sebagai ustaz radikal. 

Sebagai bentuk protes atas rencana kedatangan Ustaz Firanda, mereka melakukan aksi penolakan baik di media sosial maupun melalui aksi unjuk rasa dari Aliansi Santri Nusantara Wajo.

Peserta aksi yang tergabung dalam aliansi adalah GP Ansor, PMII Cabang Wajo, Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) As'adiyah Sengkang, dan beberapa warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Wajo lainnya.

Lalu siapa sebenarnya Ustaz Firanda Andirja Abidin yang dianggap radikal tersebut?

Ketua Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Wajo, Andi Hasbi Gani mengungkapkan, Ustaz Firanda sebagai penceramah sangat bertolak belakang dengan tradisi dan cara pandang masyarakat Kabupaten Wajo yang dikenal sebagai kota santri.

“Sementara ini kita melakukan penguatan-penguatan moderasi beragama, satu diantaranya adalah Islam mengakomodasi tradisi dan budaya-budaya lokal sepanjang tradisi atau budaya itu tidak bertentangan dengan aqidah sehingga yang kita butuhkan adalah penceramah yang memiliki pandangan moderat,” ujarnya dikutip dari Tribun Wajo.

Selain itu, kata Andi, jika Firanda datang ke Wajo dengan membawa materi ceramah yang kerap tidak menerima pendapat dari ormas lain itu akan memicu perselisihan.

“Kondisi Wajo sudah sangat harmonis dengan saling menerima perbedaan pandangan-pandangan. Itu yang kita khawatirkan, jangan sampai arah ceramahnya menyinggung masalah seperti itu,” ujarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved