BKKBN Ajak Mitra Asing Dukung Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Sulsel

BKKBN bersama mitra Kedutaan Besar negara-negara sahabat yaitu Australia, Belanda, Jepang, Kanada, Philippina, Mozambik dan Seychelles.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Waode Nurmin
Tribun-Timur.com/Siti Aminah
Konferensi pers Ambassador Goes to Kampung KB Sumpang Bita, Balocci, Pangkep. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI mengajak mitra asing untuk mendukung program Bangga Kencana dan Penurunan Stunting di Sulawesi Selatan.

Bangga Kencana merupakan program untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas di Indonesia.

BKKBN memperlihatkan langsung upaya Indonesia dalam menekan angka stunting dan menjaga kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Foto: Bupati Pangkep Sambut BKKBN dan Duta Besar Melihat Kampung KB

Salah satunya melalui program Kampung KB yang ada di Kelurahan Balocci, Kabupaten Pangkep.

BKKBN bersama mitra Kedutaan Besar negara-negara sahabat yaitu Australia, Belanda, Jepang, Kanada, Philippina, Mozambik dan Seychelles.

Serta lembaga-lembaga donor internasional yaitu UNFPA dan WHO datang langsung ke Kampung KB tersebut.

"Kami mengajak mereka untuk melihat program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting secara langsung di tingkat desa," ucap Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan
Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Muhammad Rizal Martua Damanik.

Ia menjelaskan, BKKBN di awal tahun 2021 mendapat mandat dari Presiden untuk melakukan upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Target pencapaian di 2024 sebesar 14 persen. Untuk mencapai target diperlukan kerja keras termasuk dukungan dari multi sektor termasuk mitra asing.

"Untuk menggalang kemitraan dan dukungan asing BKKBN menyelenggarakan kegiatan Ambassador Talks dengan Duta Besar negara-negara sahabat yang potensial," jelasnya.

Ia berharap, hadirnya para Duta Besar dan delegasi dari kedutaan negara-negara sahabat dan juga lembaga-lembaga donor internasional, semakin terbukanya peluang dukungan mitra asing.

Adapun beberapa program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di tingkat desa, elsimil atau aplikasi siap nikah dan hamil.

Kemudian program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) pelayanan KB melalui mobil unit, kelompok bina keluarga remaja, kelompok bina keluarga lansia, kelompok bina keluarga balita, dan beberapa program lainnya.

"Semoga ini menarik minat negara-negara sahabat untuk belajar dan berbagi pengalaman pelaksanaan program Bangga Kencana," harapnya. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved