Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bincang Bola

PSM Ditahan Imbang Persela Dengan Skor 2-2, Begini Reaksi Para Suporter

Hadir sebagai narasumber Menteri Multimedia Red Gank, Ibra dan Deputi  Kominfokom The Macz Man, Ibnu.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Bincang Bola Virtual Tribun Timur, jurnalis Tribun Timur, Alfian Taufik (kiri), Menteri Multimedia Media Red Gank, Ibra (tengah) dan Deputi Kominfokom The Macz Man, Ibnu (kanan)   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bincang Bola Virtual  Tribun Timur kembali hadir, Selasa (15/3/2022).

Tema diangkat Review PSM Makassar vs Persela.

Dipandu oleh jurnalis Tribun Timur, Alfian Taufik.

Hadir sebagai narasumber Menteri Multimedia Red Gank, Ibra dan Deputi  Kominfokom The Macz Man, Ibnu.

PSM harus puas berbagi satu poin dengan Persela pada pekan ke-31 Liga 1 2021-2022.

Pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Senin (14/3/2022), berakhir dengan skor imbang 2-2.

Gol Persela dicetak oleh Jose Wilkson (9) dan  Zaenuri (70). Sedangkan gol PSM dicetak oleh Willem Jan Pluim (13) dan Yakob Sayuri (48).

Tambahan satu poin membuat PSM naik dua peringkat ke posisi 11 dengan 35 poin.

Skuat Laskar Pinisi belum bebas dari ancaman degradasi. Butuh satu kemenangan atau hasil imbang dari tiga pertandingan sisa musim ini.

Suporter PSM pun tidak puas atas hasil imbang lawan Persela.

Hak tersebut diungkapkan Menteri Multimedia Red Gank, Ibra.

Menurutnya, PSM masih kalah dalam hal penguasaan bola, akurasi umpan dan akurasi tembakan dari Persela.

Namun, pemain telah bermain dengan sepenuh hati dibandingkan ketika empat pertandingan beruntun telah kekalahan.

"Belum puas, tapi sudah kelihatan bermain dengan hati dibanding laga sebelumnya yang empat kali beruntun telan kekalahan," tuturnya.

Dia menilai taktik digunakan lawan Persela sudah bagus. Skuad Laskar Pinisi dominasi pertandingan di awal.

Meski harus kebobolan lebih dulu lewat Jose Wilkson di menit ke-9. Beruntung Pluim bisa menyamakan skor dengan cepat di menit ke-13.

Bahkan sempat berbalik unggul di menit 48 lewat Yakob Sayuri. Sebelum akhirnya disamakan oleh Laskar Joko Tingkir di menit 70 melalui Zaenuri.

Namun, kata Ibra, PSM bermasalah di kondisi fisik. Memasuki babak kedua, fisik pemain menurun. Pelatih PSM, Joop Gall lambat mengambil keputusan pergantian pemain.

"Pelatih terlambat mengambil keputusan  pergantian pemain, sehingga kebobolan. Kondisi fisik pemain habis," katanya.

Ke depan, ia meminta sang juru taktik jeli dalam pergantian pemain. Supaya strategi yang diinginkan tetap berjalan.

"Ke depan Joop Gall harus lebih cepat melakukan pergantian pemain, agar taktik diinginkan bisa dijalankan oleh pemain. Lambatnya pergantian pemain tingkat fokus ke taktik dan psikologis tidak ada. Capai secara fisik," sebutnya.

Hal senada disampaikan Deputi  Menteri Kominfokom The Macz Man, Ibnu.

"Pertandingan lawan Persela hasilnya tidak memuaskan. Kita harusnya dapat poin penuh," sesalnya.

Dia menyampaikan, Pluim cs lebih dominasi laga hanya saja peluang gagal dimanfaatkan untuk cetak gol.

"Kalau dari permainan, kita unggul. Tinggal masalah rejeki. Kita butuh kemenangan lagi untuk lolos," ucapnya.

Ia pun tak pungkiri, fisik dan stamina pemain PSM terkuras di babak kedua.

"Babak kedua permainan terlihat menurun, karena fisik pemain menurun. Semoga bisa dibenahi ke depannya," tandasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved