DPRD Barru

Masih Disosialisasikan, DPRD Barru Buat Ranperda Atur Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung

Ketua DPRD Barru, Lukman T melakukan sosialisasi dan uji publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Penulis: Darullah | Editor: Sudirman
Humas DPRD Barru
Ketua DPRD Barru, Lukman T melakukan sosialisasi dan uji publik Ranperda tentang bangunan gedung dan retribusi persetujuan bangunan gedung di Aula Kantor Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Jumat (11/3/2022). 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Ketua DPRD Barru, Lukman T melakukan sosialisasi dan uji publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Ranperda tentang bangunan gedung dan retribusi persetujuan bangunan gedung.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulsel, Jumat (11/3/2022).

Baca juga: Kemensos Salurkan Bantuan Sosial di Barru, Program Keluarga Harapan RP6,5 M dan BPNT Rp7,7 M

Baca juga: Pemkab Toli-toli Belajar Mengelola MPP di Kabupaten Barru

Sosialisasi Ranperda DPRD Barru, Nomor 170/072/DPRD/111/2022 tanggal 04 Maret 2022, perihal Sosialisasi Ranperda.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Barru, Syamsuddin Muhiddin, Jamaluddin Ismail, dan Sulaeman.

Juga hadir Kadis PUPR Barru, Baharuddin, Camat Tanete Rilau, Akmaluddin, Danramil 1405-07/ Tanete Rilau, Kapten Inf Agus Salim, Kapolsek Tanete Rilau, AKP Asfar Hakim.

Sementara pemateri pada kegiatan tersebut adalah Tim Ahli dari UMI Dr Zainuddin.

Ketua DPRD Barru, Lukman T mengatakan, setiap Ranperda yang disusun oleh DPRD Barru akan disosialisasikan ke masyarakat.

"Tujuan kita melaksanakan sosialisasi mengenai dua Ranperda ini adalah untuk menerima masukan dari para peserta sosialisasi guna merampungkan dan penyempurnaan Ranperda ini," kata politisi partai NasDem ini.

Selama ini, banyak bangunan gedung yang didirikan oleh masyarakat tanpa melalui proses/tahapan. 

Sehingga pemerintah dan DPRD membuat Ranperda ini.

"Semoga acara sosialisasi ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua dan semoga Ranperda ini bisa disahkan pada bulan depan," harapnya.

Tim Ahli dari UMI, Zainuddin menjelaskan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan guna menerima masukan dan saran dari para peserta.

Menurutnya, Ranperda tersebut disusun melalui proses yang panjang dengan pihak terkait, dan berpedoman pada landasan hukum yang berlaku di Indonesia tentang cipta kerja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved