Tips Mengelola Keuangan dengan Rumus 1234 ala Meidy Firmansyah, Apa Itu?
Certified Financial Planner, Meidy Firmansyah pun membocorkan tips untuk mengelola keuangan dengan baik.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mengelola keuangan merupakan salah satu hal patut dipahami seseorang.
Pasalnya, pengelolaan keuangan yang tidak baik bakal berdampak kepada diri seseorang.
Certified Financial Planner, Meidy Firmansyah pun membocorkan tips untuk mengelola keuangan dengan baik.
Itu disampaikan dalam acara Talkshow BSI Property & Auto Expo Syariah dengan tema Financial Planner yang digelar bekerja sama dengan REI Sulsel, Kamis (10/3/2022).
Acara ini berlangsung di Mal Ratu Indah (MaRi) dan disiarkan secara langsung melalui YouTube dan Facebook Tribun Timur.
Dipandu langsung oleh Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, M Sadiq.
Meidy memaparkan bahwa terdapat rumus 1234 dalam mengelola keuangan.
1 yang dimaksud adalah 10 persen dari penghasilan seseorang untuk investasi atau tabungan akhirat.
“Bayar Tuhan terlebih dahulu. Zakat 2,5 persen. Tapi jangan lupa, ada infak, sedekah, wakaf,” kata Meidy.
Kemudian 2 yang dimaksud adalah 20 persen untuk tabungan atau investasi ke depan.
“Jadi satunya ke atas, duanya ke depan. 20 persen untuk masa depan,” jelasnya.
Lalu 3 yang dimaksud adalah 30 persen untuk sesuatu yang pernah dibeli dengan pembayaran dalam jangka waktu tertentu (cicilan).
“Cicilan itu idealnya 30 persen, meskipun tiap orang berbeda-beda,” kata Meidy.
Terakhir 4 yang dimaksud adalah 40 persen untuk kehidupan sehari-hari.
“Buat yang sudah menikah dan punya anak harus berpikir bagaimana mengatur pendapatannya,” sambung Meidy.
BSI Beri Kemudahan
Di kesempatan yang sama, Regional CEO Regional X Makassar Bank Syariah Indonesia, Ficko Hardowiseto memaparkan keunggulan yang dimiliki BSI.
Di mana, kata Ficko, BSI memberikan banyak jalan kepada masyarakat dalam memiliki hunian.
“Kita bisa DP nol persen, ini bisa meringankan nasabah yang tekendala di uang muka tapi ingin memiliki rumah,” papar Ficko.
Ficko juga menuturkan bahwa BSI juga memfasilitasi nasabah dalam jangka panjang.
“Jangka waktu kita sampai 30 tahun, otomatis angsurannya ringan dan biaya bisa ringan juga,” katanya.
“Itu kemudahan-kemudahan di samping aspek syariah. Sudah syariah ditambah dengan aspek benefit yang lebih menarik,” sambung Ficko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rudi-s-8855.jpg)