Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Gelar Pasar Murah di Monumen Mandala, Berikut Rincian Harga Sembako Dijajakan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah sembako.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
WAHYUDIN TAMRIN/ TRIBUN TIMUR
Suasana pasar murah sembako di Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (8/3/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah sembako.

Pasar murah berlangsung di Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (8/3/2022).

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari F Radjamilo mengatakan, pasar murah sembako ini dilakukan untuk menstabilkan harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah bahan pokok mengalami kelangkaan di masyarakat.

"Nah atas dasar itulah bapak Andi Sudirman Sulaiman memerintahkan kepada saya untuk melaksanakan pasar murah seperti ini," katanya.

Ashari F. Radjamilo juga menjelaskan bahwa pasar murah ini tidak hanya dilaksanakan di Makassar, tetapi seluruh kabupaten kota yang ada di Sulawesi Selatan.

"Semuanya akan kita sasar tetapi di waktu yang berbeda-beda. Semuanya ini kita atur," katanya.

Pasar murah ini, kata Ashari sudah dimulai sejak kemarin di Kabupaten Gowa. Hari ini di Kota Makassar, kemudian Jumat nanti akan dilaksanakan di Kabupaten Jeneponto.

"Jadi kita akan sisir setiap kabupaten kota supaya minimal mampu meringankan beban masyarakat," katanya.

Khusus di Kota Makassar, Pemprov Sulsel bekerjasama dengan Perum Bulog dan PT Wilmar.

Namun, kata Ashari, untuk di Jeneponto, Pemprov Sulsel akan bekerjasama dengan milenial Pemuda Sulsel.

"Di Bulukumba nanti kita bekerjasama lagi dengan Bulog," katanya.

Ia berharap masalah kelangkaan bahan pokok rumah tangga ini segera teratasi.

"Semoga sebelum masuk bulan suci ramadan semua sudah teratasi termasuk masalah minyak goreng," harapnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved