Ketua PCNU Bantaeng Dukung Edaran Menag Gus Yaqut Soal Pengeras Suara, Harap Segera Direalisasikan

Khususnya surat edaran Menteri Agama nomor 05 tahun 2022, tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/firki arisandi
Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Bantaeng, Muhammad Ahmad Djaelani. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Bantaeng, Muhammad Ahmad Djaelani, berharap edaran Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, segera direalisasikan.

Khususnya surat edaran Menteri Agama nomor 05 tahun 2022, tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola.

Terlepas dari polemik yang saat ini menjadi perhatian warga net, Ahmad Djaelani, memandang penting aturan menteri tersebut.

Menurut dia, pengeras suara memang harus di atur dengan baik.

Lagi pula, tidak ada edaran menteri yang meminta adzan ditiadakan.

"Memang perlu ditertibkan, dan tidak ada sedikit pun bunyi (dalam edaran) yang melarang suara adzan," kata Ahmad Djaelani, Rabu (2/3/2022) .

Pernyataan menteri, lanjut dia, membahas tentang bagaimana mengatur suara bising yang mengganggu.

Menteri agama juga tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyamakan adzan dengan suara binatang.

"Tidak ada ada edaran melarang adzan, tapi diatur agar tertib," jelasnya.

"Intinya kami mendukung agar edaran Menteri Agama segera direalisasikan, tentu dengan melihat situasi dan kondisi setiap daerah," tambahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved