Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tewas di Kamar Kos

Begini Kronologi Penemuan Pria yang Tewas di Kamar Kos Paccerakkang Makassar

Sudah dua hari, Hasna Dg Iming beserta warga di lokasi tersebut mencium bau bangkai. Tapi mereka tidak menghiraukan bau tersebut.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/wahyudin
Kamar pria yang tewas di indekos Jl Paccerakkang, Lorong 3 No 95 RW 8 / RT 2, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (28/2/2022).   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang pria ditemukan tewas di Kamar Kosnya Jl Paccerakkang, Lorong 3 No 95 RW 8 / RT 2, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (28/2/2022).

Sudah dua hari, Hasna Dg Iming beserta warga di lokasi tersebut mencium bau bangkai. Tapi mereka tidak menghiraukan bau tersebut.

"Dikira tikus atau kucing matiji," kata Hasna Dg Iming yang juga pemiliki indekos tersebut.

Hari ini, sekira pukul 16.00 Wita, ia mendatangi kamar indekos tersebut.

Ia berencana menagih sewa yang sudah menunggak.

"Saya ketuk-ketuk pintunya dan panggilki, tapi tidak ada menyahut," jadi saya kembali ke rumah di depan.

"Tapi memang bau sekali di depan pintunya dan banyak lalat," tambahnya.

30 menit kemudian, Hasna Dg Iming kembali ke indekos tersebut. Kali ini bersama menantunya.

"Menantuku buka pintunya, dan ternyata tidak terkunci," katanya.

Setelah pintu terbuka, mereka berdua kaget karena di dalam kamar sudah terlentang mayat.

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun," katanya.

Mayat tersebut terlentang. Menggunakan selimut tapi tidak pakai baju.

"Hanya pakai celana pendekji," katanya.

Ia langsung menutup ulang pintu dan pergi memanggil ketua RT.

"Saya langsung panggil pak RT dan dia hubungi polisi," katanya.

Beberapa waktu kemudian, polisi datang dan melihat langsung mayat tersebut.

Kondisi mayat tersebut sedang menggunakan headset, sambil memegang gawai yang tercas.

Polisi langsung memasang pilice line di samping kamar tersebut.

Lalu membawa mayatnya ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Pria yang meninggal tersebut bernama Husni. Pekerjaannya sebagai tukang ojek.

Ia tinggal di indekos tersebut salama satu tahun.

"Sendirianji memang di sini," kata Hasna Dg Iming. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved