Kain Sutera
Cara Bedakan Kain Sutera Asli dengan KW, Perhatikan 7 Ciri Ini
Kain sutera juga melalui proses yang rumit dan panjang dalam pembuatannya karenanya banderol harga mahal.
TRIBUN-TIMUR.COM - Kain sutera adalah salah satu jenis kain berkualitas tinggi.
Kain sutera ini sangat khas karena berasal dari serat kepompong larva ulat sutra yang telah diolah dengan proses yang sangat panjang.
Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah penghasil sutera terbesar di Indonesia.
Baca juga: Lipa Sabbe Bawa Dian Alfiani Wakili Sulsel di Ajang Lomba Desain Nasional
Baca juga: Sejarah Sutera Sengkang, Kain Indah Kebanggaan Suku Bugis Sulawesi Selatan yang Populer
Bahkan sutera sengkang disebut yang terbaik di Indonesia.
Itu karena kain sutera yang dihasilkan masih banyak diproduksi secara manual, tanpa bantuan mesin.
Kain sutera jadi primadona karena kemewahannya.
Kain sutera juga melalui proses yang rumit dan panjang dalam pembuatannya.
Itulah kenapa sutera dibanderol dengan harga yang cukup mahal.
Nah, mahalnya sutera ini membuat kain tiruan alias KW pun beredar dengan harga yang relatif murah.
Secara penampakan sekilas mirip dengan yang asli, namun kualitas beda jauh.
Nah, ketika bertandang ke suatu daerah dan ingin menjadikan kain sutera sebagai buah tangan, jangan sampai beli yang KW yah.
Berikut cara membedakan sutera asli dengan KW dengan memperhatikan ciri-cirinya seperti dikutip tribun-timur.com dari berbagai sumber:
1. Kekuatan Kain
Salah satu karakteristik sutera yang paling menarik adalah kekuatannya.
Pada sentuhan pertama, mungkin Anda tertipu sehingga mengira sutera itu rapuh.
Tapi sebenarnya itu salah satu kain terkuat dibandingkan kain lain.
Baca juga: Industri Sutera di Wajo Terkendala Regenerasi dan Gempuran Kain Impor
Baca juga: Ternyata Filosofi Sutera Bugis Ada pada Warnanya Bukan Motif, Jingga Dipakai Janda
Sebagian dari kekuatan ini berasal dari panjang seratnya.
Kapas dan linen terbuat dari serat tanaman pendek yang dipintal menjadi benang yang lebih panjang.
2. Adem saat digunakan
Sutra adalah kain yang ringan dan dapat mengurangi risiko panas berlebih saat digunakan untuk beraktivitas.
Sifat ini sangat cocok digunakan di cuaca tropis, seperti di Indonesia.
Selain itu, kain ini juga sangat populer di negara-negara tropis karena kain ini mampu memberikan rasa adem pada kulit jika digunakan sebagai pakaian.
3. Elastisitas
Jika dirawat dengan baik, kain ini sangat awet.
Sutera itu fleksibel dan memiliki beberapa elastisitas yang memungkinkannya untuk menarik dirinya kembali ke bentuk semula setelah peregangan sampai batas tertentu.
So, jangan meregangkan kain ini jika tidak perlu, hal ini hanya membuat kain menjadi rusak.
4. Daya Serap Air yang Tinggi
Kain sutera cukup menyerap. Air melemahkan serat, jadi hati-hati saat mencuci kain sutera.
Anda bisa menggunakan kondisioner kain yang berbahan comfort pure sehingga tidak merusak kualitas kain.
5. Mampu menahan Sinar UV
Sinar matahari memiliki dampak buruk bagi kesehatan kulit.
Kondisi ini dapat menjadikan kulit kemerahan, seperti kebakar hingga menyebabkan kanker kulit.
Nah, kain sutera asli terbuat dari bahan yang sejuk.
Jika mengenakan pakaian yang terbuat dari kain ini meskipun di bawah terik matahari, tidak akan terasa panas dan merah pada kulit.
6. Mudah Kering
Tekstur kain ini yang halus akan sangat mudah kering.
Hal ini karena sutera dapat menyerap kelembapan dalam jumlah yang cukup banyak.
Kain sutera memang sangat praktis dan cocok digunakan sehari-hari.
7. Berkilau
Serat sutra halus dan lurus, tidak seperti wol, yang memiliki sisik.
Perbedaan ini membuat sutra lebih halus saat disentuh dan lebih berkilau di mata, dengan kesan mewah yang sepenuhnya.
Ketika Anda mengenakannya di bawah sinar matahari, kain sutra akan memberikan efek berkilau.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lods-penjual-kain-sutera-di-lantai-ii-pasar-sentral-sengkang_20171109_131918.jpg)