Investasi Berkedok Arisan

Kantor Investasi di Makassar Digeruduk Puluhan Member, Korbannya Ada Mahasiswa Setor Rp48 Juta

Kantor salah satu investasi berkedok arisan digeruduk puluhan membernya di Jl Batua Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu kemarin.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
polisi
Saat personel Polsek Manggala mengamankan keributan di salah satu kantor investasi Jl Batua Raya, Makassar, Minggu kemarin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kantor salah satu investasi berkedok arisan digeruduk puluhan membernya di Jl Batua Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu kemarin.

Informasi yang diperoleh, para member itu mengamuk lantaran hasil investasi yang dijanjikan tidak kunjung terbayarkan.

Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus membenarkan adanya kejadian itu.

"Iya kemarin kejadiannya. Anggota piket dapat laporan ada keributan disalah satu kontor investasi, jadi anggota ke lokasi," kata Kompol Edy sapaan Supriady Idrus, Senin (7/2/2022) siang.

Baca juga: Kabar Perempuan Pelaku Investasi Bodong di Sidrap, Modusnya Bikin Warga Tergiur! Kini Ditangkap

Baca juga: Mabes Polri Turun Tangan Usai Polda Sulsel Tetapkan Tiga Orang Tersangka Gegara Investasi Bodong

"Tadi pagi saya ke lokasi, itu sudah tidak ada orang-orangnya. Begitu juga dengan beberapa perabotan dalam kantor itu, sudah tidak ada," sambungnya.

Hasil pantauan personelnya di lokasi, Minggu kemarin, terdapat dua puluh member yang datang mempertanyakan dana yang diinvestasikan.

"Kemarin yang datang sekitar 20an orang. Tapi informasi di lokasi, membernya itu sampai 500an orang karena ada dari luar daerah juga," ungkap Kompol Edy.

Salah satu member yang ditemui personelnya di lokasi, lanjut Kompol Edy, adalah seorang mahasiswa.

Mahasiswa itu, kata dia, mengaku menyetor dana belasan hingga puluhan juta rupiah.

"Ada mahasiswa juga yang datang mengaku sebagai member, dia mengaku sudah menyetor awalnya Rp 13 juta, terus berlanjut sampai total Rp 48 juta," jelasnya.

Ada pun modus dari investasi itu, kata Edy, para member diiming-imingi pengembalian hasil investasi yang menuai keuntungan.

"Iming-imingnya, ada pengembalian hasil investasi dalam waktu beberapa hari dengan keuntungan melalui slot arisan," ungkap Kompol Edy

Pihaknya pun mengaku telah mengarahkan para member yang merasa dirugikan untuk melapor ke polisi.

"Anggota sudah arahkan untuk melapor ke kantor polisi terdekat. Informasi terakhir katanya mau melapor langsung ke Polda," terang perwira satu melati itu.

Selain itu, mantan Kasubag Humas Polrestabes Makassar itu juga mengimbau agar warga tidak mudah tergiur dengan modus investasi yang kian marak bermunculan.

"Pastikan dulu legalitasnya, dan kejelasan perusahaannya serta ain-lainnya sebelum ikutan seperti itu agar tidak terjadi hal yang serupa," imbuhnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved