PPKM Level 2

Aturan Baru Mendikbud, Sekolah Boleh PTM 50 Persen, PJJ Kembali Diaktifkan

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan telah mendapat edaran baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
SITI AMINAH/TRIBUN TIMUR
Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi tinjau PTM di SMPN 15 Makassar, Jl Permandian Alam Barombong, Senin (4/10/2021).   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan telah mendapat edaran baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)

Edaran tersebut bernomor 2/2022 ihwal diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaran Pembelajaran di Masa Pandemi.

Edaran itu memuat poin terkait pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bagi daerah yang berada di level 2 PPKM yang diberikan diskresi bisa menjalankan PTM terbatas 50 persen.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Imran Jausi mengatakan, meski sudah ada edaran, tetapi Pemprov Sulsel belum mau menindaklanjuti edaran tersebut ke seluruh daerah.

Karena kondisi dan situasi covid-19 di masing-masing daerah berbeda.

"Ini kan kembali ke PTM 50 persen, untuk level 2 PPKM, kami hanya berkoordinasi dengan cabang dinas, dan sekolah, kembali ke komitmen awal, disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah," ucap Imran Jausi, Senin (7/2/2022).

Artinya, tiap daerah bisa menentukan skema pembelajaran yang akan ditetapkan, bisa PTM 50 persen boleh juga 100 persen.

Poin lainnya dalam SE tersebut, orangtua bisa memilih anaknya ikut dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau mengikuti PTM.

Baca juga: Covid-19 Naik Lagi, Akankah Ekonomi Sulsel Kembali Melemah?

Baca juga: Positif Aktif Capai 655 Kasus di Sulsel, Makassar Tertinggi! Pertanda Gelombang Ketiga Covid-19?

Sejauh ini, sejak PPKM level 2 PTM sudah bisa dilakukan 100 persen dengan kapasitas 50 persen dalam kelas.

Tidak ada lagi pembelajaran jarak jauh alias pembelajaran daring. 

"Itu kita buka kembali (PJJ), dikembalikan ke orang tua apakah mengizinkan anaknya PTM," tuturnya.

Menyikapi edaran tersebut, Pemerintah Kota Makassar masih tetap memberlakukan PTM 100 persen.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin mengatakan, PTM 100 persen dilakukan dengan kapasitas 50 persen dalam kelas.

"Kita masih full PTM 100 persen," katanya.

Untuk mencegah penyebaran virus di lingkup sekolah, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan massal kepada peserta didik.

"Kita masih tunggu kesiapan Dinas Kesehatan, nanti pemeriksaannya GeNose dibarengi PCR," tuturnya. (*).

 
 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved