Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelantikan Pejabat Eselon II Pemkot Makassar Tunggu Rekomendasi Kemendagri

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto belum mendapat kepastian dari Kemendagri terkait pejabat eselon II yang akan mengisi dua jabatan Kadis

Penulis: Siti Aminah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hingga kini Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto belum mendapat kepastian dari Kementerian Dalam Negeri terkait pejabat eselon II yang akan mengisi dua jabatan Kepala Dinas lingkup Pemkot Makassar.

Jabatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Danny juga belum mendapat informasi terkait kendala penentuan kepala Dinas di dua jabatan tersebut.

"Saya baru tanya tadi malam, belum ada jawabannya. Saya tidak tahu juga alasannya," ucap Danny Pomanto di kediamannya, Jumat (4/2/2022).

Diketahui, Pemkot Makassar telah mengirim tiga besar nama yang lolos lelang jabatan sejak Desember 2021 lalu ke Kemendagri.

Selain jabatan Kepala Dinas Dukcapil dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, jabatan Kepala Inspektorat juga harus seizin Mendagri.

Untuk jabatan Kepala Inspektorat telah mendapat rekomendasi dari Mendagri.

Tetapi Danny menginginkan pelantikan secara serentak, sehingga rekomendasi untuk dua jabatan tersebut sangat ditunggu.

"Lagi menunggu eselon 2 yang di capil saya mau kasih satu kali semua termasuk eselon III dan laskar pelangi," kata Danny.

Pengisian jabatan eselon II ini kata Danny sangat mempengaruhi struktur OPD di bawahnya, mulai dari jabatan sekretaris hingga kepala bidang.

Ia mengaku belum bisa mengatur posisi tersebut jika belum ada pejabat definitif.

Bahkan kata Danny, ada 15 lurah berprestasi yang dinonjobkan hingga saat ini.

Mereka dipersiapkan untuk menjadi kepala bidang di OPD-OPD yang belum lengkap strukturnya.

"Nanti saya percepat juga untuk bidang-bidang. Karena ini terbongkar semua. Efek domino. Makanya saya masih simpan (mantan lurah).

Danny berharap, pelantikan bisa digelar sebelum 26 Februari.

Rencananya, ia akan melangsungkan rapat koordinasi khusus (rakorsus) memperingati satu tahun kepemimpinannya di periode kedua.

"Tanggal 26 itu harus selesai semua. Karena saya sudah harus bergerak, saya mau rakorsus," paparnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved