LDII Sulsel
Video: LDII Sulawesi Selatan Tanam 2.000 Bibit Pohon di Kecamatan Tanralili Maros
Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan, melakukan aksi sosial penanaman pohon di Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan, melakukan aksi sosial penanaman pohon di Desa Kurusumange, Kecamatan Tanralili, Minggu, (30/01/22).
LDDI menanam tiga jenis pohon yaitu, sukun, mahoni dan salam.
Sebanyak 2.000 bibit pohon ditanam sepanjang 5 Km di Desa Kurusumange.
Bibit bibit pohon tersebut ditanam langsung oleh Ketua LDDI Sulawesi Selatan, Abri , Bupati Maros Chaidir Syam, Ketua DPRD Maros, Andi Patarai Amir, dan Anggota DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB.
Baca juga: Video: Dua Pelajar Tewas Tertimpa Pohon di Hutan Pinus Tala Tala Maros
Baca juga: Video: Diresmikan Jokowi Tahun 2017, Pasar Rakyat Maros Baru Kini Terbengkalai
Ketua LDII Sulawesi Selatan , Abri mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia
“Penanaman pohon ini juga menjadi ikhtiar untuk merawat bumi agar terjaga kelestariannya,” ungkapnya.
Menurut Abri, penanaman bibit pohon ini dilakukan sebagai upaya untuk menjadikan Maros sebagai Kabupaten dengan kawasan hijau dan ramah lingkungan .
“Pohon itu memiliki banyak fungsi, salah satunya menghasilkan oksigen yang sangat diperlukan oleh manusia, dan untuk penghijauan,” jelasnya.
Selain itu, dia juga menjelaskan pohon dapat menahan laju air dan mencegah terjadinya erosi atau tanah longsor.
“Juga bisa melindungi masyarakat dari erosi dan hujan lebat,” ungkapnya.
Sebagai langkah awal saat ini pihaknya masih memfokuskan di Kabupaten Maros
“Selanjutnya kami akan memilih lokasi yang strategis, misalnya di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone,” tutupnya.
Sementara itu Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas kepedulian LDII dalam berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan.
“LDII Ini sudah turut membantu program pemerintah Kabupaten Maros, dengan cara Kampanye go green,” imbuhnya.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Maros memang sedang menggalakkan aksi “Go Green”
Hal ini dilakukan untuk mengurangi limbah plastik, terutama minuman yang kemasannya tidak ramah lingkungan, contohnya botol plastik.