Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Stadion Mattoanging Gagal Tender, Suporter PSM Makassar Kecewa

Panglima Laskar Ayam Jantan, (LAJ), Uki Nugraha mengaku kecewa dengan molornya lagi pembangunan Stadion Mattoanging.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Kondisi bekas Stadion Mattoanging, Kota Makassar, Senin (31/1/2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Panglima Laskar Ayam Jantan, (LAJ), Uki Nugraha mengaku kecewa dengan molornya lagi pembangunan Stadion Mattoanging, Makassar.

Pembangunan Stadion Mattoanging molor setelah gagal tender.

Dua dari tiga perusahaan ikut proses tender tak memenuhi kualifikasi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel baru melakukan persiapan untuk tender ulangnya.

Tender prakualifikasi membutuhkan waktu sekira 45 hari.  Dengan begitu, pengerjaan fisik otomatis akan tertunda.

"Jelas kita kecewa kalau molor lagi," katanya melalui telepon.

Meski demikian, pria akrab disapa Daeng Uki ini tetap mengapresiasi Pemprov Sulsel yang serius untuk membangun Stadion Mattoanging.

Sebab, sistem tendernya benar-benar dilakukan secara selektif.

Ia mengingatkan, jangan sampai ada memanfaatkan tak adanya lolos tender, supaya prosesnya penunjukan langsung.

"Kita pasti tidak mau Stadion Mattoanging ini seperti Stadion Barombong yang mande pembangunannya," ucapnya.

Daeng Uki meluruskan, jika berbicara Stadion Mattoanging, bukan hanya untuk kebutuhan suporter PSM, tapi masyarakat Kota Makassar dan Sulsel.

"Berbicara Stadion Mattoanging, orang pikirnya hanya kebutuhan suporter PSM, itu keliru," ujarnya.

Bayangkan, kata dia, jika Stadion Mattoangin bertaraf nasional dan internasional. Timnas Indonesia bisa berlaga di Makassar.

Dampaknya, masyarakat sekitar stadion akan terbantu perekonomiannya. Orang-orang akan datang ke Makassar, hotel akan terisi dan penjualan merchandise akan ramai.

Tentu ini akan membantu pendapatan daerah Makassar maupun Sulsel.

Tak hanya itu bagian luar Stadion Mattoanging juga bisa digunakan pasar UMKM dan pekan budaya.

"Jadi keliru kalau ini hanya untuk kebutuhan suporter.  Ini menyangkut hidup orang banyak. Banyak orang bisa hidup dengan kegiatan di Stadion Mattoanging. Ini untuk Sulsel secara keseluruhan," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved