Pemain Liga 1 Positif Covid19
26 Pemain Liga 1 Positif Covid-19, APPI Minta ini ke Pemain & PT LIB, Utamanya Penerapan Full Bubble
Dalam unggahan di akun Instagram @appi.official, Senin (31/1/2022) APPI mengunggah empat gambar.
TRIBUN, TIMUR.COM, BALI - Terkait meningkatnya penyebaran dan kasus positif Covid-19 varian Omicron, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) turut merespon hal tersebut.
Dalam unggahan di akun Instagram @appi.official, Senin (31/1/2022) APPI mengunggah empat gambar.
Gambar pertama bertuliskan:
Di tengah maraknya penyebaran virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia saat ini, terutama di Wilayah Jawa dan Bali yang menjadi lokasi penyelenggaraan Kompetisi Liga 1.
APPI mengimbau untuk seluruh pesepakbola menjaga protokol kesehatan dengan lebih ketat.
Lalu gambar kedua, terlihat foto President APPI Andritany Ardhiyasa dengan kutipan komentarnya.
"Mengurangi mobilitas untuk hal-hal yang kurang diperlukan dan menaati aturan protokol kesehatan dengan konsisten agar pesepakbola tidak menjadi cluster penyebaran virus Covid-19," kata Kiper Persija itu.
Kemudian gambar ketiga, terlihat foto Vice President APPI Achmad Jufriyanto dengan kutipan komentarnya.
"Dengan publisitas yang ada, pesepakbola justru dapat menjadi mediator dan penggerak bagi masyarakat agar mentaati aturan," katanya.
Dan gambar terakhir, terlihat foto CEO APPI M Hardika Aji dengan kutipan komentarnya.
"APPI juga mengimbau kepada PT LIB untuk mengkaji ulang sistem yang ada dengan menerapkan full bubble," ujarnya.
26 Pemain Positif Covid-19
Dilansir Bolasport.com, dalam waktu sepekan saja, Covid-19 langsung menggerogoti klub-klub kontestan kompetisi Liga 1 2021-2022.
Temuan kasus positif bahkan meningkat hampir tiga kali lipat sejak pertama kali diumumkan.
Hingga hari ini, Senin (31/1/2022), tercatat ada tujuh tim Liga 1 yang mengumumkan temuan kasus positif Covid-19.
Arema FC, menjadi klub Liga 1 2021-202 pertama yang melaporkan jika pemainnya terpapar Covid-19.
Hal ini terungkap setelah menghilangnya lima pemain Singo Edan dalam beberapa laga di seri keempat.
Para pemain Arema FC yang terpapar Covid-19 adalah Carlos Fortes, Renshi Yamaguchi, Sergio Silva, Adilson Maringa, dan Fabiano Beltrame.
Beruntungnya, kelima pemain tersebut sudah sembuh dan bisa kembali membela Arema FC jelang pekan ke-21 Liga 1.
Pada Sabtu (29/1/2022), Persib Bandung, PSM Makassar, dan Persebaya Surabaya serentak mengumumkan kasus positif Covid-19.
Persib Bandung secara mengejutkan melaporkan bahwa sembilan pemainnya positif Covid-19.
Sementara Persebaya menyebut tiga pemainnya positif Covid-19.
Kendati demikian, Persib dan Persebaya tidak mengumumkan identitas pemain yang terinfeksi virus corona.
Di kubu PSM Makassar, satu-satunya pemain yang dinyatakan positif Covid-19 adalah bek tengah asal Inggris, Adam Mitter.
Pada Senin (31/1/2022), Persija Jakarta dan PSS Sleman mengonfirmasi pemainnya juga terpapar Covid-19.
Persija mengumumkan jika bek Maman Abdurahman harus menjalani karantina.
"Setelah melakukan tes swab berkala menjelang pertandingan, terdapat satu lagi pemain yang harus menjalan karantina," tulis pernyataan resmi Persija.
"Pemain itu adalah Maman Abdurrahman yang terpapar (virus corona). Cepat pulih, Maman," tulis pernyataan resmi Persija.
Maman Abdurahman akan menyusul Riko Simanjuntak yang sebelumnya diketahui hasil tesnya samar-samar.
Riko lebih dulu absen membela Persija sejak pekan ke-21 Liga 1 2021 menghadapi Persita Tangerang, Rabu (26/1/2022).
Adapun PSS Sleman tidak mengumumkan identitas tiga pemainnya yang terinfeksi virus corona.
Ketiga pemain PSS tersebut kini tengah dikarantina secara terpisah agar masa pemulihan lebih cepat.
"Saat ini ketiga pemain tersebut sudah menjalani karantina. Kami terus berkoordinasi dengan pihak berwenang terutama Satgas COVID-19 Bali dalam hal ini mengenai protokol kesehatan yang belaku," ujar dokter tim PSS, Feras Ardiles Muhammad.
Liga 1 Tetap Berjalan
Sementara itu, ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan memastikan kompetisi Liga 1 2021-2022 tetap berjalan meski ada temuan kasus Covi-19 di lingkuangan klub.
Iwan Bule sapaan arkrabnya, merasa kasus Covid-19 di Liga 1 masih terkendali dan langsung tertangani dengan baik.
Hanya, ia mewanti-wani kepada setiap klub untuk meningkatkan protokol kesehatan lebih ketat selama penyelenggaran Liga 1 2021-2021 di Bali.
"Jadi, kita (kompetisi) memang harus jalan meskipun situasi sekarang dalam peningkatan Covid-19 Omicron," ujar pria yang biasa disapa Iwan Bule.
“Kita tahu mereka hanya dua tiga hari selesai, tidak akan lama selesai,” imbuhnya.(Tribun-Timur.com)