Bentrok di Sorong

Data Bentrok di Sorong: 11 Korban Meninggal di Tempat Karaoke Double O, Apa Penyebabnya?

Bentrokan antarwarga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (24/1/2022) malam. Akibatnya, belasan orang dilaporkan tewas.

Editor: Edi Sumardi
TRIBUNPAPUABARAT.COM/SAFWAN ASHARI RAHARUSMAN
Situasi terkini di lokasi bentrokan Double O Executive Karaoke & Club, di Sawagumu, Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (25/1/2022). Double O sempat terbakar saat bentrokan dan 11 orang tewas. 

SORONG, TRIBUN-TIMUR.COM - Bentrokan antarwarga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (24/1/2022) malam.

Akibatnya, belasan orang dilaporkan tewas.

Mereka tewas setelah terjebak di tempat karaoke Double O Executive Karaoke & Club, di Sawagumu, Sorong Utara, Kota Sorong, yang terbakar.

Selain korban tewas, sebanyak dua mobil dan satu tempat karaoke ludes terbakar akibat bentrokan.

Tak hanya itu, terdapat satu orang meninggal dunia akibat dibacok di sejumlah areal tubuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, karyawan Double O Executive Karaoke & Club terjebak dalam gedung saat bentrokan.

Korban bacok sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat dan kemudian dibawa kembali ke rumah duka malam tadi.

Saat ini, belasan korban yang terjebak di dalam tempat sedang dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian.

Terkait informasi tersebut, Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan mengonfirmasi peristiwa yang berujung pada belasan orang kehilangan nyawa itu.

Ia menjelaskan, data sementara ada 12 korban jiwa dalam peristiwa semalam.

"Satu orang meninggal akibat dibacok dan 11 orang terjebak dalam karaoke Double O yang dibakar massa," ujarnya.

"Awalnya, kami berpikir kalau semua orang di dalam Double O sudah dievakuasi karena saat kejadian anggota kepolisian membantu evakuasi."

Namun, saat tim pemadam melakukan pemadaman api, ditemukan sekira 11 jenazah dalam satu ruangan tersebut.

"Kita belum tahu pasti jumlah korban meninggal karena masih dilakukan pengecekan lebih lanjut, namun untuk sementara ada 11 orang," ucapnya.

Kapolres menambahkan, pertikaian tersebut terjadi karena salah paham dua kelompok warga yang berawal di tempat karaoke Double O Sorong.

Kejadian tersebut terjadi dua hari yang sudah diupayakan damai, namun tetap berlanjut hingga kejadian dini hari.

Belum diketahui secara pasti pemicu bentrokan.(*)

Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved