Omicron Masuk Takalar

Pasien Omicron Dirawat di RSUD Padjonga Dg Ngalle, Ini Penjelasan Kadinkes Takalar

Ia kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Dg Ngalle Jl Ince Husain Dg Parani, Takalar, Minggu (23/1/2022)

tribun-timur/sayyid
suasana RSUD Padjonga Dg Ngalle Jl Ince Husain Dg Parani, Takalar, Minggu (23/1/2022)/ Sayyid. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Seorang warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan positif Covid-19 varian omicron.

Pasien itu lelaki berinisial NR (27).

Ia merupakan orang pertama di Sulsel positif varian omicron.

Ia kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah  RSUD Padjonga Dg Ngalle Jl Ince Husain Dg Parani, Takalar, Minggu (23/1/2022)

NR positif varian omicron setelah pulang dari Provinsi Maluku. 

Ia bekerja disalah satu perusahaan ikan di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku.

Kasi Monitoring Evaluasi (Monev) Keperawatan RSUD Padjonga Dg Ngalle, Abd Salam mengatakan pasien tersebut sebelumnya pernah melakukan perjalanan ke Dobo Maluku.

Kemudian, NR kata dia sakit.

Dikatakan, pasien tersebut sebelumnya pernah dirawat.

Kemudain tanggal 1 Januari lalu ia kembali dirawat. 

Pihaknya lanjut dia, melakukan swab dan hasilnya positif.

Dalam mencegah penyebaran, pihaknya telah melakukan tracking terhadap keluarga pasien dan hasilnya negatif

"Kami berharap masyarakat agar tetap memtahui protokol kesehatan dan agar segera melengkapi vaksinasinya baik dosis pertama dan kedua," ujarnya, Minggu (23/1/22).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Takalar, dr Rahmawati mengatakan kepastian gejala varian omicron terhadap pasien NR berdasarkan hasil pemeriksaan Litbangkes kementerian kesehatan.

"Jadi hasil itu langsung kami tindak lanjuti. Isolasi ketat langsung kami lakukan terhadap pasien. Selanjutnya, kami langsung lakukan tes Swab dan PCR ke seluruh nakes dan keluarga yang pernah melakukan interaksi. Hasilnya, alhamdulillah negatif semua," jelasnya.

Sampai saat ini lanjutnya, pihaknya terus memperluas langkah tracking di wilayah domisili pasien NR.

"Kita terus melakukan kegiatan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan swab kontak erat untuk diperiksa sampelnya. Sejauh ini, semua negatif," pungkasnya.

Laporan Wartawam Kontributor TribunTakalar.com, Sayyid Zulfadli.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved