Breaking News:

Tribun Timur

Detik-detik Pria Ngamuk Bawa Sajam Masuk Polres Lumajang, Tantang Polisi?

Beredar sebuah video menunjukkan seorang pria masuk dan mengamuk ke dalam Polres Lumajang dengan membawa senjata tajam. 

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Sukmawati Ibrahim
Detik-detik Pria Ngamuk Bawa Sajam Masuk Polres Lumajang, Tantang Polisi?
Instagram
Seorang pria masuk ke dalam kantor polisi dengan membawa senjata tanjam.   

TRIBUN-TIMUR.COM - Beredar sebuah video menunjukkan seorang pria masuk ke dalam kantor polisi dengan membawa senjata tajam

Pria itu dikabarkan mengamuk di kantor Polres Lumajang pada Kamis (13/01/2022). 

Video aksi percobaan penyerangan ini viral di media sosial dan aplikasi Whatsapp hingga Instagram

Dalam video berdurasi 01 menit 13 detik terlihat seorang pria masuk ke halaman Polres Lumajang dengan membawa pisau. 

Lalu, pria tersebut menodongkan pisaunya ke polisi

Tak hanya itu, sang pria juga terlihat menantang polisi yang memakai seragam. 

Baca juga: Viral! Tilang Motor di Sekolah, Polantas Diteriaki hingga Ditertawakan Ratusan Siswa SMK

Baca juga: Viral! Tilang Motor di Sekolah, Polantas Diteriaki hingga Ditertawakan Ratusan Siswa SMK

Dalam rekaman yang beredar terlihat seorang pria berbaju biru teriak-teriak menantang para anggota polisi berseragam di halaman kantor polres di Jalan Alun-alun Utara Lumajang. 

Pria itu menerobos penjagaan dan masuk ke halaman polres saat sedang ada acara Apel Gladi Bersih PAM kedatangan Wapres RI Maruf Amin di Lapangan Srikandi. 

Sontak, anggota polisi lainnya langsung menghadang pelaku.

Beberapa anggota lainnya juga ikut mendekat dan mencoba menangkap pria tersebut. 

Setelah ditelushri pria berinisial R (27)  itu merupakan warga Dusun Karangsungkup, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. 

Baca juga: Viral Video Dua Sejoli Bulukumba Ciuman di Atas Sepeda Motor, Ustadz Ikhwan: Tanda-tanda Akhir Zaman

Polisi memastikan pria yang masuk ke Polres Lumajang dan mengacungkan pisau adalah orang dengan gangguan jiwa. 

Polisi menyebut pelaku melakuan aksinya karena kehabisan obat. (*)

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved