Breaking News:

Opini Tribun Timur

Rujukan Medis Pasien Bukan Atas Permintaan Pasien

Hal ini dapat dilihat dari perilaku pasien yang dating berkunjung di Puskesmas, Klinik Kesehatan ataupun di rumah sakit.

Editor: Sudirman
DOK TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Ilustrasi ruang perawatan rumah sakit yang sepi pasien. 

Dr dr Ampera Matippanna SKed MH

Bidang pengembangan dan Inovasi Kediklatan Badan Pengembangan SDM Provinsi Sulawasi Selatan

Sampai saat ini, pengetahuan pasien tentang rujukan medis, masih belum mamadai.

Hal ini dapat dilihat dari perilaku pasien yang dating berkunjung di puskesmas, Klinik Kesehatan ataupun di rumah sakit.

Mereka dengan sengaja datang menemui dokter di fasilitas pelayanan kesehatan secara langsung, hanya untuk meminta surat rujukan medis ke fasilitas kesehatan rujukan.

Tanpa memberi kesempatan kepada dokter untuk terlebih dahulu melakukan pemeriksaan wawancara ataupun melakukan pemeriksaan fisik. Bahkan terkadang ngotot dan marah jika kehendak mereka tidak dikabulkan.

Dalam pengalaman penulis yang sehari-hari berpraktek sebagai dokter umum, permintaan yang paling sering untuk rujukan medis adalah untuk melakukan pemeriksaan Ultra Sono Grafi (USG) untuk mengetahui jenis kelamin dari jabang bayi yang dikandungnya.

Bahkan secara rutin setiap tiga bulan sekali datang untuk meminta rujukan medis untuk pemeriksaan tersebut.

Permintaan rujukan medis lainnya yang sering diminta langsung oleh pasien adalah pemeriksaan laboratorium klinik darah Widal untuk penunjang diagnostik penyakit Typhoid, walau hanya deman biasa dan baru dialami satu atau dua hari.

Kemudian permintaan rujukan untuk radiologi pada pasien yang sedang mengalami batuk untuk biasa yang juga baru satu-dua hari dialami oleh pasien.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved