Breaking News:

Fatwa MUI Sulsel: Haram Beli Mystery Box di Toko Online, Berikut Alasannya

Majelis Ulama Indonesia atau MUI menyatakan mystery box yang ramai dijual di marketplace haram. Fatwa ini dikeluarkan karena mystery box

Editor: Edi Sumardi
MAXI MERCH
Ilustrasi mystery box. MUI Sulsel memfatwakan mystery box haram. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Majelis Ulama Indonesia atau MUI menyatakan mystery box yang ramai dijual di marketplace haram.

Fatwa ini dikeluarkan karena mystery box mengandung unsur pemalsuan dan penipuan sehingga merugikan masyarakat.

"MUI Sulsel memutuskan praktek jual-beli mystery box ini haram karena mengandung spekulasi, penipuan, dan ketidakjelasan barang serta pemalsuan," kata Sekretaris Umum MUI Sulsel, Dr KH Muammar Bakry saat mendampingi Ketua Umum MUI Sulsel Prof Najamuddin Abduh Shafa saat konferensi pers Sekretariat MUI Sulsel, Masjid Raya, Makassar, Sulsel, Kamis (13/1/2022).

Fatwa haram dikeluarkan setelah MUI Sulsel mengaji praktik jual-beli mystery box di marketplace.

MUI Sulsel juga mengacu pada Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 4 tentang Hak Konsumen dan Pasal 7 tentang Kewajiban Pelaku Usaha.

Berdasarkan hasil kajian tersebut, paling prinsipil, mystery box tidak memenuhi rukun dan syarat dalam jual-beli secara syar'i dan tidak memberi hak khiyar (memilih) bagi pembeli.

Prof Najamuddin Abduh Shafa mengatakan, mystery box mengandung 3 hal yang membuat praktik jual-belinya haram.

"Mengandung maysir, gharar, jahalah, serta tadlis," ujar Prof Najamuddin Abduh Shafa menyebutkan.

Maysir atau qimar yaitu suatu bentuk permainan yang didalamnya dipersyaratkan, jika salah seorang pemain menang, maka ia akan mengambil keuntungan dari pemain yang kalah dan sebaliknya.

Contoh dari maysir ini adalah judi.

Gharar yaitu ketidakpastian dalam transaksi yang diakibatkan dari tidak terpenuhinya ketentuan syariah dalam transaksi tersebut.

Dampak dari transaksi yang mengandung gharar adalah adanya pendzaliman atas salah satu pihak yang bertransaksi sehingga hal ini dilarang dalam Islam.

Jahalah dalam jual-beli adalah adanya ketidakjelasan dari barang yang ditukarkan dalam sebuah transaksi, seperti sifat dan bentuknya.

Tadlis adalah salah satu bentuk penipuan dalam berdagang, merupakan bentuk ketidakjujuran seorang pedagang dalam menjalankan usahanya. 

MUI Sulsel mengimbau masyarakat untuk menghindari jual-beli mystery box dan meminta pemerintah mengawasi transaksi yang dapat merugikan masyarakat.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved