Breaking News:

Tribun Luwu

14 Pelaku Pengeroyokan Sopir Asal Maros di Luwu Ditangkap, Motifnya Dendam Lama

Kasus pengeroyokan terhadap seorang sopir asal Maros, Hamdan (30) tengah bergulir di Polres Luwu.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
Polres Luwu
Barang bukti kasus penganiayaan terhadap Hamdan di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kasus pengeroyokan terhadap seorang sopir asal Maros, Hamdan (30) tengah bergulir di Polres Luwu.

Polisi telah menangkap 14 pelaku dalam kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan menjelaskan, korban dianiaya oleh sejumlah pemuda di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Gantikan Anak Basmin Mattayang, Kabid Dinas Kominfo Luwu Ditunjuk Jabat Plt Kades Senga Selatan

Baca juga: Masih Ada Orangtua Murid Sekolah Dasar di Luwu Tolak Anaknya Divaksin

"Korban Hamdan dianiaya oleh 14 orang pemuda," kata Jon, Kamis (13/1/2022).

Pengeroyokan dipicu dendam lama.

Berawal dari salah satu pelaku sempat berselisih paham dengan korban.

"Kejadin selisih paham itu tahun lalu, karena dendam pelaku mencari-cari korban," katanya.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), salah satu pelaku menjebak korban dengan cara berpura-pura sebagai penumpang.

Lalu meminta untuk dijemput pada salah satu warung makan di Desa Tanarigella.

Setibanya di lokasi, korban malah diserang oleh para pelaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved