Breaking News:

Mahasiswa FIS-H UNM Dorong Budaya Literasi Anak di TPA Tamangapa

Kegiatan pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari program edukasi kemanusiaan yang tak lain adalah implementasi kebijakan MBKM

Editor: Alfian
FIS-H UNM
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan pemberdayaan dan edukasi kepada anak di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Tamangapa, Kota Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan pemberdayaan dan edukasi kepada anak di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Tamangapa, Kota Makassar.

Kegiatan ini bertemakan “Masyarakat dan Peningkatan Budaya Literasi Anak Terdampak Covid-19 Melalui Media Pop Up Book.”

Lima mahasiswa FIS-H UNM ini membentuk tim pemberdayaan yang diketuai Fiqrul Haq, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sosiologi angkatan 2019.

Adapun empat anggota lainnya yakni Sri Wahyuni Handayani, Nurul Adha, Arnita, dan Andi Miftahul Jannah.

Kegiatan pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari program edukasi kemanusiaan yang tak lain adalah implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Tujuannya menyiapkan mahasiswa unggul yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, memiliki kepekaan sosial, serta mampu memberikan solusi terhadap peningkatan literasi masyarakat
.
“Tema yang kami angkat ini karena melihat rendahnya minat literasi anak-anak yang tinggal di TPAS, dan selama pandemi lebih banyak bermain di sekitar rumah dan kurang perhatian disebabkan orangtua lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja,” ucap Muhammad Fiqrul Haq, Selasa (11/1/2022).

Adapun bentuk kegiatan yang digelar yakni peningkatan budaya literasi anak dengan menggunakan media Pop Up Book yang merupakan sebuah alat peraga tiga dimensi.

Manfaatnya dapat menstimulasi imajinasi anak.

Serta menambah pengetahuan sehingga dapat mempermudah anak dalam mengetahui penggambaran bentuk suatu benda.

Serta memperkaya perbendaharaan kata serta meningkatkan pemahaman anak.

“Kami tentu berharap pengenalan media Pop Up Book ini tidak hanya meningkatkan budaya literasi anak, tetapi juga mendorong kreatifitas dan inovasi mereka,” ujarnya.

“Terlebih lingkungan TPAS sebenarnya menyediakan beragam jenis bahan bekas pakai yang dapat mereka manfaatkan dalam pembuatannya,” sambung Fiqrul.

Kegiatan ini berlangsung selama 4 bulan, mulai dari bulan September sampai Desember 2021 dan dibimbing langsung oleh Prof. Dr. Jumadi, M.Si yang juga merupakan Dekan FIS-H UNM.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena mahasiswa dapat terjun langsung ke masyarakat dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah serta menemukan solusi atas persoalan sosial yang mereka temukan di lapangan,” ucap Dr Idham Irwansyah selaku Ketua Prodi Sosiologi.

“Terlebih kegiatan yang mereka lakukan tidak mengorbankan kegiatan perkuliahan karena akan direkognisi dengan mata kuliah yang relevan dengan jumlah SKS berdasarkan waktu mereka berkegiatan,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved