Breaking News:

Tribun Palopo

349 Perkara Cerai Diputus Pengadilan Agama Palopo Selama 2021, Ternyata ini 3 Penyebab Utamanya

Angka perceraian ini didominasi kasus cerai gugat. Yakni sebanyak 287 perkara, atau sekitar 70 persen dari jumlah perkara.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Arwin Ahmad
Pengadilan Agama Kota Palopo, Jl Andi Djemma, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Sepanjang 2021, Pengadilan Agama (PA) Kota Palopo, Sulawesi Selatan mencatat 349 perkara perceraian.

Panitera Muda Hukum PA Palopo, Awaluddin mengatakan, jumlah perkara yang masuk sebanyak 355.

Namun yang telah putus sebanyak 349 perkara.

“Pengadilan Agama Palopo menerima perkara perceraian sejumlah 355 perkara,” katanya Rabu (12/1/2022).

“Sementara yang diputus sebanyak 349,” sebutnya.

Selebihnya, masih dalam tahap persidangan.

Angka perceraian ini didominasi kasus cerai gugat.

Yakni sebanyak 287 perkara, atau sekitar 70 persen dari jumlah perkara.

Sedangkan cerai talak sebanyak 68 perkara.

Awaluddin menyebut, tiga hal yang paling dominan sebagai penyebab perceraian.

Yaitu, perselisihan dan pertengkaran dalam rumah tangga.

Kemudian faktor ekonomi. Dan ketiga, meninggalkan pasangan.

Sedangan faktor lain, seperti suami yang suka mabuk, berjudi, poligami, dan tidak menafkahi istri. 

Sementara yang paling banyak mengajukan gugatan adalah istri.

“Rata-rata istri yang mengajukan perceraian,” ujarnya.(TribunPalopo.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved