Breaking News:

Pemkab Gowa

IMB Berubah Jadi PBG, Pemkab Gowa Serahkan Ranperda Retribusi Pembangunan Gedung ke DPRD

retribusi perizinan tertentu terkait dengan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diubah menjadi retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyerahkan Ranperda diterima oleh Wakil Ketua DPRD Gowa Andi Tenri Indah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada DPRD Gowa yakni Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung. 

Hal tersebut berdasarkan pasal 114 angka 1 huruf A undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

Itu menyatakan bahwa retribusi perizinan tertentu terkait dengan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diubah menjadi retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) retrebusi persetujuan bangunan bangunan gedung kepada DPRD.

Penyerahannya berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa Jl Mesjid Raya Kecamatan Somba Opu.

Ia mengatakan pengajuan Ranperda tersebut mempedomani Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang persetujuan bangunan gedung dan buku tujuan bangunan gedung.

Dan lanjut dia, tindak lanjut dari surat edaran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan surat edaran Menteri Dalam Negeri tentang percepatan penyusunan regulasi persyaratan dasar perizinan berusaha. 

"Ranperda ini bertujuan untuk mewujudkan penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib, baik secara administrasi maupun teknis agar terwujud bangunan gedung yang fungsional, andal, menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan pengguna serta serasi dan selaras dengan lingkungannya," ujarnya, Selasa (11/1/2022). 

Adnan mengaku retribusi IMB merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gowa

Namun, setelah berubahnya aturan itu maka retribusi IMB dihilangkan sebelum daerah menerbitkan Perda PBG. 

"Selama ini retribusi IMB dihilangkan, namun itu hanya perubahan nama menjadi PBG sehingga untuk memberlakukan itu perlu adanya Perda PBG untuk meminimalisir potensi hilangnya PAD kita," jelasnya. 

Ia berharap Ranperda ini dapat segera diproses sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang ada agar Pemerintah Kabupaten Gowa mampu mengoptimalkan PAD.

Serta dapat menjaga kesinambungan penyediaan layanan persetujuan bangunan gedung kepada masyarakat. 

Penyerahan Ranperda ini dihadiri Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, Pj Sekda Gowa, Kamsina serta Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(TribunGowa.com)

Laporan Wartawan Kontributor TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved