Breaking News:

Tribun Jeneponto

Kok Bisa, Masih Ada Lahan di Bendungan Karalloe Belum Terbayarkan? Pemilik Demo Minta ini ke Jokowi

Dalam aksi protesnya, ia membentangkan sejumlah spanduk dengan narasi yang berbeda-beda.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Dok Warga
Puluhan warga protes dipinggir danau Bendungan Karalloe karena lahannya belum dibayarkan, Minggu (9/1/2022) 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Puluhan warga Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan protes di pinggiran danau Bendungan Karalloe.

Warga tersebut protes karena masih ada sejumlah lahan di Bendungan Karalloe yang belum terbayarkan.

Dalam aksi protesnya, ia membentangkan sejumlah spanduk dengan narasi yang berbeda-beda.

Hal ini diungkap oleh, Suri yang merupakan warga, Dusun Bankeng Ta'bing, Desa Garing, Kecamatan Malakaji, Kabupaten Gowa.

Adapun yang tertulis di spanduk yang dibentangkan warga, mereka hanya meminta haknya kepada pemerintah pusat.

"Pak Jokowi, tolong. Lahan kami belum dibayarkan yang terpakai di Bendungan Karalloe," tulis warga dalam spanduk sebagai bentuk protesnya ke penanggungjawab Bendungan Karalloe, (9/1/2022)

Bahkan ada narasi dalam spanduk bertuliskan tanah milik warga dirampas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab di Bendungan Karalloe.

"Tanah kami dirampas, dari Karalloe. Kami hanya butuh keadilan, tolak mafia tanah," ujar H Suri dalam aksi protesnya saat ditemui di lokasi.

Ia sangat menyayangkan bapak Presiden Jokowi telah meresmikan Bendungan Karalloe beberapa bulan lalu.

Padahal masih banyak lahan yang belum terbayarkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved