Breaking News:

Pesugihan di Gowa

Ditemukan Tanda Kekerasaan pada Tubuh Kakak AP yang Meninggal Diduga Korban Pesugihan di Gowa

Keduanya diduga kuat merupakan korban pesugihan oleh kedua orangtuanya, paman, dan kakeknya.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID ZULFADLI SALEH WAHAB
Rumah bocah berinisial AP (6) korban pesugihan di Kabupaten Gowa dipasangi garis polisi. Rumahnya berada di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Berdasarkan hasil autopsi terhadap korban dugaan pesugihan, Dandi Saptura alias DS (22), dinyatakan ada tanda-tanda kekerasan.

Dandi Saptura adalah kakak bocah berinisial AP (6 tahun).

Keduanya diduga kuat merupakan korban pesugihan oleh kedua orangtuanya, paman, dan kakeknya.

Dandi Saptura meninggal sehari sebelum adiknya berinisial AP hendak dicongkel batu matanya.

Pasalnya, kematian Dandi Saptura dianggap tidak wajar

Terkait hal tersebut Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman mengatakan kasus terhadap korban Dandi Saptura masih dalam proses.

Kasus meninggalnya Dandi Saptura telah masuk pada tahap sidik.

"Sudah proses sidik," katanya, Jumat (7/1/2022) lalu.

Kondisi AP (6) (sebelah kiri, pakai baju merah) korban pesugihan, mulai membaik, di Malino Tinggimoncong Kabupaten Gowa, Minggu, (19/9/2021) 

 
Kondisi AP (6) (sebelah kiri, pakai baju merah) korban pesugihan, mulai membaik, di Malino Tinggimoncong Kabupaten Gowa, Minggu, (19/9/2021)   (TRIBUN GOWA/SAYYID)

Saat ini, pihaknya mengaku fokus pada perkara congkel mata yang korbannya adalah AP, adik Dandi.

Ia menambahkan bahwa berkas perkara pada kasus Dandi berbeda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved