Breaking News:

Polbangtan Gowa

Polbangtan Kementan Tingkatkan Kompetensi SDM Melalui Program PKL 

sejalan dengan semangat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Menurutnya, Indonesia harus menjalankan pertanian yang efektif, efisien dan transparan

Polbangtan Kementan
Demi menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) yang kompeten, Polbangtan Gowa, sebagai salah satu UPT di BPPSDMP Kementan, menerima Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari sejumlah siswa. Dengan cara ini, diharapkan akan muncul petani-petani milenial berkualitas.  

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Demi menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) yang kompeten, Polbangtan Gowa, sebagai salah satu UPT di BPPSDMP Kementan, menerima Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari sejumlah siswa. Dengan cara ini, diharapkan akan muncul petani-petani milenial berkualitas. 

Hal ini sejalan dengan semangat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Menurutnya, Indonesia harus menjalankan pertanian yang efektif, efisien dan transparan.  

“Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM harus terus ditingkatkan,” katanya.

Terpisah Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.  

“Upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia, harus mendapat dukungan dari semua pihak,” tegasnya.

Melaksanakan amanat UU Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Sistem Pendidikan Tinggi, Polbangtan Gowa pun tak hentinya melakukan upaya peningkatan kualitas SDM pun membuka kesempatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi peserta didik pendidikan vokasi dibawah naungan Kementan. 

PKL sendiri bertujuan untuk menjembatani keilmuwan teoritis dan terapan yang dilakukan oleh siswa dan mahasiswa.  

Awal tahun 2022 ini SMKN 4 Jeneponto menurunkan 15 siswa, dari kompetensi keahlian tanaman pangan dan hortikultura sebanyak 10 siswa dan kompetensi keahlian agribisnis pengolahan hasil pertanian dengan 5 siswa, kegiatan ini akan dilangsungkan selama 4 bulan, terhitung mulai dari bulan Januari-April 2022. 

Penerimaan siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan pada hari Rabu, 5 Januari 2022 di terima di ruang rapat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa oleh Wadir I dan Ketua UPPM. 

“Praktik Kerja Lapangan dengan Polbangtan Gowa ini sudah kesekian kalinya diadakan. PKL ini merupakan syarat lulus untuk para siswa-siswi, dan yang menjadi keharusan untuk terjun kedunia industry dan harus ada keselarasan kurikulum antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui PKL ini diharapkan agar siswa siswi bisa menimbah pengalaman dari dunia industri, karena yang diajarkan di dunia pendidikan kadang tidak di dapatkan di dunia industri,” ujar salah satu guru SMKN 4 Jeneponto. 

Selanjutnya Kartika Ekasari, Wakil Direktur I, mengatakan kerja sama ini bukan cuman pada hari ini saja dilaksanakan, melainkan sudah sering. Beliau berharap bahwa kerja sama dengan SMKN 4 Jeneponto ini tidak berakhir di tahun ini saja.  

"Tapi mungkin kedepannya lebih banyak siswa-siswi yang ikut belajar. Siswa-siswi nantinya akan lebih banyak belajar dan didampingi oleh bapak/ibu pembimbing yang selama melakukan praktek kerja industri di Polbangtan Gowa," katanya. 

Siswa harus mempunya rasa tanggung jawab dan moral yang harus didapatkan selama praktek ini, diharapkan ilmu dan keterampilan yang didapatkan bisa diterapkan nantinya. Siswa-siswi juga di fasilitasi Lab Pengolahan Hasil, untuk mengembangkan keahlian Agribisnis di bidang pengolahan hasil pertanian.(Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved