Breaking News:

Tribun Parepare

410 Janda Baru di Parepare Selama 2021, Penyebabnya Cemburu dan Faktor Ekonomi

Sebanyak 410 pasangan suami istri (Pasutri) cerai sepanjang tahun 2021 di Parepare, Jumat (7/1/2022) siang.

Penulis: M Yaumil | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/YAUMIL
Panitra Muda Hukum Pengadilan Agama Parepare, Nurhidayah saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bacukiki Barat,Kota Parepare, Jumat (7/1/2022) siang 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Sebanyak 410 pasangan suami istri (Pasutri) cerai sepanjang tahun 2021 di Parepare, Jumat (7/1/2022) siang.

Angka perceraian ini meningkat jika dibandingkan tahun 2020.

Tahun 2020 perceraian sebanyak 389 pasutri.

Panitra Muda Hukum Pengadilan Agama Parepare, Nurhidayah mengatakan, perceraian dikarenakan tiga alasan.

Baca juga: Dinas Pekerjaan Umum Parepare Siapkan Rp 59 Miliar Perbaiki Jalan dan Trotoar

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Lakessi Parepare Turun, Kini Sisa Rp 70 Ribu per Kg

"Alasannya bervariasi tapi ada tiga yang dominan," ujar Nurhidayah saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Yakni karena pertengkaran akibat cemburu, meninggalkan satu sama lain dan ekonomi.

Kemudian, sepanjang 2021 perkara yang masuk sebanyak 637.

Menurut Nurhidayah, 410 perceraian dibagi atas dua kasus.

85 kasus cerai talak dan 325 cerai gugat.

Cerai talak, dimana suami yang mengajukan perceraian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved