Tribun Makassar

Pemprov Sulsel Ubah Sistem Gaji TGUPP dan Tenaga Ahli, Honornya Dikurangi?

Pemprov Sulsel mengubah skema gaji Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan Tenaga Ahli (TA).

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
tribun-timur/siti aminah
Plt Kepala Biro Umum Setda Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang. (dok Tribun Timur). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemprov Sulsel mengubah skema gaji Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan Tenaga Ahli (TA).

Pemprov Sulsel memutuskan untuk mengubah gaji TGUPP beserta tenaga ahli, dari gaji tetap menjadi gaji berdasarkan kinerja.

Perubahan tersebut diklaim sebagai rekomedasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Lantas, benarkah perubahan honor TGUPP dan tenaga ahli sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)?

Baca juga: Setelah Mobil Golf, Pemprov Sulsel Bakal Buat Kolam Renang di Kantor Gubernur

Baca juga: 71 ASN Pemprov Sulsel Terima Sanksi Disiplin Selama 2021, Lima Kasus Korupsi dan 2 Perselingkuhan

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappelitbangda), Andi Darmawan Bintang mengatakan, pada umumnya, setiap rekomendasi BPK merupakan hasil temuan.

BPK memberi rekomendasi bahwa honor TGUPP harus berdasarkan standar satuan harga (SSH).

"Rekomendasi BPK waktu itu mengatakan bahwa harus berdasarkan standar jadi kita ikuti itu," ucap Andi Darmawan Bintang kepada Tribun Timur melalui telepon, Rabu (5/1/2022).

Karena itu, Pemprov melakukan perbaikan, apalagi Surat Keputusan (SK) pengangkatan TGUPP akan diperbarui tahun ini.

"Itu kita perbarui setiap tahun, SK nya hanya berlalu satu tahun," kata Darmawan.

Sebelumnya, insentif TGUPP dan TA berdasarkan standar yang tercantum dalam Peraturan Gubernur, dikelola secara tersendiri.

Tetapi BPK mempersyaratkan bahwa itu harus distandarkan berdasarkan yang umum, urutan pendidikan yang memang sudah ada dalam SSH.

"Dalam SSH sudah disebutkan bahwa masing-masing kegiatan harus dibayarkan berdasarkan yang sudah ditetapkan sebelumnya," jelasnya.

Darmawan menambahkan, jumlah TGUPP ada sembilan orang, sementara TA berjumlah 30 orang, total 39 orang.

Kendati begitu, Darmawan tak menyebut berapa insentif yang diberikan tiap bulannya kepada TGUPP dan TA.

Namun nilainya mengalami penuruan dari dua tahun pertama sejak hadirnya TGUPP di Pemprov Sulsel.

Data Tribun Timur, insentif TGUPP sebelum perubahan yang dimaksud Darmawan, yakni ketua TGUPP mendapat Rp16 juta per bulan, anggota TGUPP Rp14 juta per bulan.

Sementara untuk para tenaga ahli Rp8,8 juta per bulan. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved