Breaking News:

Tribun Kampus

Milad FH UMI ke-50, Harapan Asisten Direktur II Pascasarjana UMI

Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki usia ke 50 tahun. Diramaikan berbafai kegiatan seperti donor darah, hingga vaksinasi.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
siti aminah/tribun
Asisten Direktur II Pascasarjana UMI, Prof Sufirman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar memasuki usia ke 50 tahun.

Banyak rentetan kegiatan menyambut hari jadi FH UMI yang ke-50 mulai dari donor darah, vaksinasi massal, hingga reuni akbar.

Bagi para alumni, prosesi milad bukan sekadar seremonial semata, melainkan merumuskan ide untuk membawa FH UMI lebih baik di tahun mendatang.

Seperti yang disampaikan Prof Sufirman Rahman, alumnus FU UMI sekaligus Asisten Direktur II Pascasarjana UMI.

Menurutnya, ini menjadi momentum tepat untuk melakukan konsolidasi, baik secara secara internal maupun eksternal.

Sebab variabel penilaian kemajuan perguruan tinggi (PT) bukan hanya internal tapi juga meliputi variabel eksternal 

"Sejauh mana alumni FH dapat terserap di lapangan kerja, sejauh mana alumni berpengaruh di masyarakat," ucap Sufirman, Selasa (4/1/2022).

Sejauh ini, alumni FH UMI sudah terakui keunggulannya, punya jiwa kompetitif, dan bisa bersaing dengan alumni-alumni lainnya.

"Keberadaan alumni FH UMI ada di mana mana, banyak jadi dosen di berbagai kampus di Indonesia," tuturnya.

Kendati begitu, FH UMI harus lebih melebarkan sayapnya di usia kematangan ini.

Baca juga: Sambut Maba dengan Kuliah Umum, FH UMI Bahas Pembaharuan Hukum di Abad 21

"Ini momentum tepat karena usia 50 tahun saya setuju bahwa ini usia kematangan, masa dimana karir puncak seseorang semakin tumbuh, kita harap insipirasi itu bisa jadi penyemangat untuk menggenjot kinerjanya pada semua variabel penilaian," jelasnya.

Momentum ini juga diharap menjadi ajang untuk berbenah, masih banyak hal perlu diperbaiki, termasuk memberi kesempatan kepada dosen untuk melalukan penelitian.

Kampus harus memberi dukungan pendanaan terhadap dosen, karena kualifikasi jabatan fungsional dosen salah satu yang penting adalah karya ilmiah dan penelitiannya.

"FH UMI harus mendorong agar dosennya cepat menjadi profesor, harus lebih banyak memberi kesempatan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat," pungkasnya. (*)


 

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved