Sofyan Djalil

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil: Pemerintah All Out Perangi Mafia Tanah

Sofyan Djalil menyampaikan Badan Pertanahan Nasional memerangi mafia tanah di Indonesia.

Editor: Muh Hasim Arfah
dok Kementerian ATR
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil (dua dari kanan) melakukan lawatan ke Makassar, Rabu (5/1/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM-  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil melakukan lawatan ke Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/1/2022).

Hadir Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Panglima Kodam (Pangdam) XIV Mayor Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, Kepala Polda Sulsel Irjen Nana Sujana, Kajati Sulsel Raden Febrytrianto, serta Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Ina Kartika Sari.

Sofyan Djalil menghadiri kegiatan Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan yang disertai penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan penandatanganan nota kesepakatan di Hotel Rinra, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel.

Sofyan Djalil mengatakan salah satu fokus yang dilakukan pihaknya untuk memerangi mafia tanah adalah mendaftarkan seluruh bidang tanah di dalam negeri.

“Pemerintah akan memerangani mafia tanah dengan all out. Itu adalah komitmen presiden (Joko Widodo),” katanya.

Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Sofyan berharap, seluruh bidang tanah di Indonesia bisa terdaftar pada 2025.

Baca juga: Dampingi Menteri ATR Resmikan Gedung-Masjid Kanwil BPN Sulsel, Plt Gubernur Harap Jadi Penyemangat

PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu.

Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

“Kami percepat PTSL. Yang kami daftarkan sudah lebih dari 80 juta, dan akan kami kejar terus. Insya Allah pada 2025 seluruh tanah itu sudah terdaftar,” ujarnya usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama antara kepala kantor BPN se Sulawesi Selatan dengan para Bupati/Walikota dan penyerahan sertipikat untuk rakyat.

Lebih jauh, Sofyan A Djalil bertekad akan memberantas mafia tanah sampai ke akar-akarnya dan mempersempit ruang gerak kelompok yang kerap merugikan masyarakat tersebut.

“Kalau ada mafia tanah, kami akan perangi. Saya mengatakan, mafia tanah tidak boleh menang! Kami akan kejar sampai ke ujung langit,” ucapnya.

Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga berkolaborasi dengan Polri dan Kejaksaan Agung untuk memberantas mafia tanah melalui Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Tanah.

Baca juga: Sepanjang 2021, BPN Bulukumba Rampungkan 7.838 Sertipikat, Mulai Diserahkan ke Masyarakat Besok

Upaya memberantas mafia tanah, kata Sofyan, dilakukan untuk memberikan kepastian hukum di bidang pertanahan dan memastikan kenyamanan masyarakat.

Menteri ATR/ Kepala BPN Sofyan Djalil berharap program PTSL dapat terwujud untuk pembangunan yang rata bagi Indonesia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved