Breaking News:

Tribun Luwu

Petani Mengeluh, Harga Gabah di Luwu Hanya Rp Rp 4.100 / Kg

Petani padi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengeluhkan harga gabah.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
firki/tribunbulukumba.com
Warga Dusun Kampung Baru, Desa Bontomacinna, Kabupaten Bulukumba, saat menjemur gabahnya di badan jalan, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUNLUWU.COM, PONRANG - Petani padi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengeluhkan harga gabah.

Petani menganggap, harga pembelian gabah saat ini sangat rendah.

Petani di Desa Tumale, Kecamatan Ponrang, Daniel mengatakan, harga gabah yang terbilang rendah mempengaruhi pendapat mereka.

Baca juga: Luwu Utara Penyumbang Produksi Kakao Terbesar di Sulsel

Baca juga: Demi Jabatan Anggota DPRD, Putra Bupati Luwu Rela Lepas Jabatan Kepala Desa Senga Selatan

Padahal biaya produksi yang dikeluarkan cukup tinggi.

"Saat ini harga pembelian gabah hanya Rp 4.100 per kilogram," kata Daniel, Selasa (4/1/2022).

Menurut Daniel, sebagaian besar petani menjual gabah mereka ke tengkulak.

Atau orang yang memberikan modal saat budidaya dilakukan.

"Mau bagaimana lagi, petani tidak punya modal, makanya dipinjam. Hasil panen sebelumnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Ia hanya bisa berharap pemerintah mencari soslusi.

Agar harga gabah tetap stabil saat musim panen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved