Breaking News:

Tribun Maros

53.016 Berkas Rekam Medis Pasien RSUD Dr La Palaloi Dimusnahkan

Sebanyak 53.016 berkas rekam medis pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr La Palaloi dimusnahkan, Selasa (04/01/2021).

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
proses pencacahan 53.016 berkas rekam medis pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr La Palaloi 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 53.016 berkas rekam medis pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr La Palaloi dimusnahkan, Selasa (04/01/2021).

Dirut RSUD dr La Palaloi, dr Sri Syamsinar Rachma mengatakan, berkas rekam medis tersebut terdiri atas berkas rawat inap dan rawat jalan.

"Dimana fail rawat inap terdiri dari 27.945 fail dan rawat jalan 22.071 fail. Total berkas rekam medis yang akan dimusnahkan 53.016 fail" jelasnya.

Baca juga: Gegara Realisasi Vaksinasi di Bawah 70%, Pemkab Maros Wajibkan Bawa 5 Orang Per ASN untuk Divaksin

Baca juga: VIDEO : Vaksin di Gedung Serbaguna Maros, Bawa Pulang TV Hingga Kulkas

Ribuan berkas yang dimusnahkan tersebut telah dipastikan tak lagi berfungsi.

"Berkas rekam medik yang dimusnahkan yakni periode 2006 hingga tahun 2016," lanjutnya.

Penghancuran berkas rekam medis tersebut menggunakan metode pencacahan

"Jadi penghancuran ini harus dilakukan dengan cara mencacah sehingga tidak lagi dikenal fisik maupun bentuknya. Pemusnahan dilakukan setelah di SK kan Dirut RSUD dr La Palaloi," tambahnya.

Tujuan kegiatan ini kata dia pemilahan dan pemindahan rekam medis aktif ke in aktif.

"Itu dilakukan untuk mengurangi beban tempat penyimpanan rekam medis yang masih aktif. Pemilahan dan pemindahan ini dilakuakn oleh staf rekam medis. Penilaian rekam medis dilakukan oleh tim penilai arsip yang di SK kan pak Bupati Maros," ungkapnya.

Pemusnahan ini juga kata dia sebagai salah satu upaya efisiensi tempat.

"Memang banyak berkas yang tidak digunakan lagi. Makanya kita lakukam pemusnahan," sebutnya.

 Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, pemusnahan ini sebetulnya bisa dilakukan setiap lima tahun.

"Tapi RSUD La Palaloi baru melakukan pemusnahan ini sebagai salah satu efisiensi tempat. Apalagi banyak berkas yang memang sudah tidak digunakan," katanya 

Dia juga berharap dengan pemusnahan ini pengaturan dokumen di rekam medis bisa jauh lebih bagus.

"Saya harap dengan pengaturan rekam medis yang baik, bisa dibarengi pelayanan yang bagus dan mengikuti standar yang ada," imbaunya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved