Breaking News:

Tribun Jeneponto

Kok Bisa Kepala Desa Pappalluang Jeneponto Ditangkap Polisi? Ternyata Diduga Lakukan Pemalsuan Data

Diketahui, kepala desa tersebut bernama M Said yang menjabat saat ini selaku kepala desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Polres Jeneponto
Para penjenguk kepala desa Pappalluang saat ditahan di Polres Jeneponto, Sabtu (1/1/2022) 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Seorang kepala desa di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ditangkap polisi.

Ia ditangkap karena diduga telah melakukan pemalsuan data saat mencalonkan kepala desa.

Diketahui, kepala desa tersebut bernama M Said yang menjabat saat ini selaku kepala desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala.

Dari pantauan TribunJeneponto.com, tanggal 31 Desember 2021 kemarin.

Terlihat oknum kepala desa Pappalluang diperiksa di ruang penyidik Tipidkor Polres Jeneponto.

Ia menggunakan kemeja putih, celana hitam dan pake peci hitam.

Pemeriksaan terhadap kepala desa tersebut berlangsung kurang lebih empat jam.

Baca juga: Berikut 11 Acara Televisi yang Pernah Fenomenal di Era 70-an hingga 90-an

Kemudian, ia dijadikan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan terhadapnya.

Setelah TribunJeneponto.com kembali memapertanyakan di Polres Jeneponto, terlihat ramai keluar kepala desa datang menjenguk.

Dimana kepala desa tersebut sudah dilakukan penahanan.

Salah seorang keluarga kepala desa mengatakan kepada penjaga tahanan, "saya mau jenguk kepala desa", ucap keluarga ke penjaga tahanan.

Ada sekitar kurang lebih 30 orang keluarga dari kepala desa yang ditahan datang menjenguk.

Ada pula keluarga kepala desa bersedih melihat oknum kepala desa ditahan oleh polisi.

Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Dinilai Mampu Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Sementara, Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Hambali belum memberikan komentar saat dikonfirmasi via WhatsApp.(TribunJeneponto.com)

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto. Rakib

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved