Luwu Timur
Baru Dilantik jadi Direktur PDAM Luwu Timur, Andi Maryam Diminta Atasi Krisis Air
Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Luwu Timur, Andi Maryam Muh Nur Palullu punya Pekerjaan Rumah (PR) besar untuk diselesaikan.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Luwu Timur, Andi Maryam Muh Nur Palullu punya Pekerjaan Rumah (PR) besar segera diselesaikan.
Sekadar informasi, Andi Maryam resmi menjabat direktur setelah dilantik bersama pejabat tinggi pratama, administrator dan fungsional oleh Bupati Luwu Timur Budiman di Gedung Simpurusiang, Malili, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (31/12/2021).
Krisis air dan distribusi air PDAM Luwu Timur yang tidak lancar banyak dikeluhkan warga di sejumlah desa.
Andi Maryam mengatakan, hal pertama akan dilakukan adalah membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) PDAM Luwu Timur.
"Jadi untuk pertama, awal itu saya benahi SDM dulu di atas (PDAM Luwu Timur)," kata Andi Maryam kepada TribunLutim.com, Sabtu (1/1/2022).
"Mereka sekarang sudah bagus, tapi kita perbaiki lagi biar ada perubahan dan pelayanan meningkat," lanjutnya.
Menurut dia, sistem SDM lebih utama dibenahi.
Andi Maryam mengatakan, selanjutnya pihaknya akan mengecek air apakah sudah standar dijual ke pelanggan.
"Kalau dari produksi, nanti kita lihat apakah air yang dijual ini sudah standar," katanya.
"Termasuk apa yang dibutuh supaya airnya standar," sambungnya.
Terkait keluhan masyarakat seperti krisis dan distribusi air tidak lancar, pihaknya akan mengecek kembali.
Di sisi lain, Andi Maryam mengatakan belum bisa menjanjikan apa-apa di PDAM Luwu Timur.
Pasalnya, ia masih baru mengemban amanah tersebut.
"Untuk awal baru ini bisa saya sampaikan, Insya Allah ada perbaikan," pungkasnya.
Baca juga: Pesan Bupati Luwu Timur Budiman Usai Lantik Puluhan Pejabat
Baca juga: 302 Kasus Kecelakaan di Luwu Timur Selama 2021, 38 Korban Meninggal Dunia
Asal tahu saja, PDAM Luwu Timur beroperasi mulai 2007.
Sumber air baku PDAM Luwu Timur, dari beberapa tempat.
Untuk Kecamatan Malili sumber airnya dari Sungai Lawape dan Karebbe.
Kecamatan Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur dan Wotu dari Sungai Uwelanti.
Sementara untuk Kecamatan Burau dari Sungai Mamotong. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/andi-maryam-1122.jpg)