Breaking News:

BPKH Wilayah VII Perlihatkan Peta Tanah Tinggi Moncong Gowa Jawab Tudingan Lamban Keluarkan Telaah

Dalam peta itu terlihat status tanah di Tinggi Moncong hingga kawasan wisata Malino.

Editor: AS Kambie
dok.tribun
Peta tanah Tinggi Moncong Gowa 

BPKH Wilayah VII Terapkan Pelayanan Prima, Hariani Samal: Keterangan Status Lokasi Terhadap Kawasan Hutan Harus Diteliti Secara Cermat

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar, menerapkan pelayanan prima terkait klarifikasi status kawasan hutan.

Selain melakukan telaah yang cermat, BPKH juga harus eksta hati hati dalam menentukan batas kawasan hutan.

Kepala BPKH Wilayah VII Makassar, Hariani Samal, menegaskan, pihaknya tetap konsisten untuk cermat dalam menetapkan izin kawasan hutan. 

Alasan Hariani Samal, ada konsekuensi hukum jika salah dalam mengambil kebijakan.

Komentar Hariani Samal sekaligus menjawab adanya keluhan dari salah satu warga bernama Anwar Zainal Bate yang memasukkan surat klarifikasi kepemilikan lahan terhadap Kawasan hutan dan terindikasi berada di sekitar lokasi wisata Malino Kabupaten Gowa.

Tudingan kalau BPKH dinilai lamban, kata Hariani Samal, adalah hal yang tidak benar.

Menurut Hariani Samal, BPKH Wilayah VII Makassar tetap mengacu pada prosedur yang ada dan bersikap cermat dalam menentukan batas kawasan hutan.

Apalagi di Malino, setelah terbitnya perubahan Kawasan hutan dalam rangka review RTRWP tahun 2019 kian banyak permintaan klarifikasi yang kami terima terutama pada areal eks Kawasan hutan.

Bahkan, lanjut Hariani Samal, ada beberapa pihak yang menagih suratnya segera dijawab karena berbagai keperluan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved