Breaking News:

Tribun Sinjai

Hanya karena Ingin Penuhi Target Vaksinasi,Pemkab Sinjai Jadikan Siswa SD 'Tumbal', Orangtua Diancam

Dalam surat itu berisi permintaan sertifikat vaksin dari orang tua seluruh peserta didik.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
dok pribadi
Surat Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, A Jefrianto Asapa yang ditujukan ke setiap sekolah. (Dok. Diknas)      

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengeluarkan surat
kepada para kepala sekolah di Sinjai.

Dalam surat itu berisi permintaan sertifikat vaksin dari orang tua seluruh peserta didik.

Surat ini dikeluarkan pada Selasa (28/12/2021).

Ditegaskan bahwa bagi orang tua siswa SD dan SMP di Sinjai yang belum ikut vaksin, maka anak-anak mereka sebagai peserta didik tidak diizinkan ikut Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Penegasan ini dimuat dalam bentuk surat edaran Nomor 420/04.3236/DP dengan prihal Permintaan Sertifikat Kartu Vaksin Orang Tua Peserta Didik.

Surat ini ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabuapten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.

Dalam surat itu menerankan bahwa 'berdasarkan Perpres Nomor 14 Tahun 2021 Pasal 13B, setiap orang yang sudah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin covid-19 yang tidak mengikuti vaksinasi tersebut sebagaimana yang dimaksud pasal 13 ayat 2 dan menyebabkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan penyebaran covid 19, selain dikenakan sanksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 A ayat 2 dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan undang-undang tentang wabah penyakit menular dan menindalkanjuti surat edaran bersama bupati Sinjai dengan forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Sinjai Nomor: B-1709/P.4.31/12/2021,683/XII/2021,005/641/DPRD/2021. B/980/XII/2021,440/31.2196/SET, tentang wajib vaksin bagi masyarakat Sinjai, maka diminta kepada bapak ibu agar kiranya mengumpulkan foto copy sertifikat/kartu vaksin covid-19, orang tua peserta didik dan selanjutnya dikirim dalam bentuk file/kartu vaksin orang tua peserta didik dan selanjutnya dikirim dalam bentuk file pdf melalui link link https//sub.macca.id/sertifikat-vaksin. Dokumen diterima paling lambat 1 Januari 2021.

Untuk hal tersebut diatas, bagi orang tua peserta didik yang belum melakukan vaksin covid-19, maka peserta didik tersebut tidak diperkenankan untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM), jelas surat Jefrianto Asapa yang ditujukan kepada masing-masing kepala sekolah SD dan SMP'.

Surat ini tengah beredar di masyarakat di Sinjai.

Beragam tanggapan, ada yang setuju. Namun ada pula yang tidak setuju.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved