Breaking News:

BTPN Syariha

Cerita Nasabah Inspiratif di Gowa, Usaha Kerupuk Melejit Berkat Bantuan Pendanaan BTPN Syariah

Salah satu nasabah inspiratif BTPN Syariah di Kabupaten Gowa ialah Habibah (53) warga Taeng, Kecamatan Pallangga. Sudah empat tahun ia menjadi nasabah

SUKMAWATI IBRAHIM/TRIBUN TIMUR
Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad (tengah) didampingi Distribution Head Syafrini Nasution (kanan) saat mengunjungi tempat penggorengan kerupuk nasabah inspiratif Habibah (kiri) di Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada 22 Desember 2021 lalu. (*) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Namanya Habibah (53) warga Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Tepat empat tahun lalu, Habibah dan suaminya Suardi (52) merasa bisnis kerupuk yang dibangun sejak tahun 1992 tidak maju-maju.

Jumlah produksinya paling mentok di lima bal. Itupun hanya tiga sampai empat kali seminggu menggoreng lalu dipack berdua dengan suaminya.

Padahal usaha kerupuk itu adalah mimpinya, setelah suaminya tak lagi bekerja.

Jika kembali pada saat pertama memulai usaha ini, Habibah bahkan merelakang kursi kayu miliknya dijual seharga Rp 50 ribu demi modal.

Di sisi lain, meski dijalani bertahun-tahun tak juga menunjukkan kemajuan hingga akhirnya ia dapat tawaran dari Community Officer BTPN Syariah untuk jadi nasabah.

Pada tahun 2017 lalu, setelah mengikuti beberapa tahap Habibah akhirnya menjadi nasabah BTPN Syariah dan diberi Kartu Mimpi.

Karena pembiayaan BTPN Syariah ini sistemnya kelompok, Habibah dan beberapa tetangga pun menjadi nasabah hingga kini.

Jumlah pinjaman bertahap, dimana pada tahun 2017 sebesar Rp 3 juta, 2018 sebanyak Rp 5 juta, 2019 Rp 6 juta dan 2020 hingga 2021 Rp 15 juta.

Sejak saat itu, usahanya kian melejit. Ia sudah punya tujuh karyawan yang membantunya menggoreng hingga proses packing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved