Breaking News:

Tribun

Dosen Farmasi Bareng LPkM UMI Berdayakan Remaja di Pucak Maros Bikin Hand Gel dari Limbah Jeruk

Ia memberdayakan remaja di Desa Pucak memanfaatkan limbah kulit jeruk yang sebelumnya hanya menjadi sampah yang tidak dimanfaatkan.

dok pribadi
Dosen Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) A Hasrawati bekerja sama dengan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI telah mengabdi kepada mayarakat di Desa Pucak Kabupaten Maros. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dosen Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) bekerja sama dengan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI telah mengabdi kepada mayarakat di Desa Pucak Kabupaten Maros.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai A Hasrawati.

Ia memberdayakan remaja di Desa Pucak memanfaatkan limbah kulit jeruk yang sebelumnya hanya menjadi sampah yang tidak dimanfaatkan.

"Desa Pucak sendiri termasuk salah satu penghasil jeruk desa di Maros," kata Hasrawati.

Kulit jeruk, lanjut Hasrawati mengandung komponen kimia yang memiliki aktivitas terhadap mikroorganisme.

Kandungan aktif tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pembersih tangan dalam bentuk hand gel.

Limbah kulit jeruk dapat dimanfaatkan dengan cara sederhana yaitu dimulai dengan pengeringan, lalu dihaluskan dan diayak.

"Selanjutnya dilarutkan dengan sejumlah kecil alkohol. Bahan dasar gel adalah karbopol dan tea," katanya.

"Untuk memaksimalkan aktivitas dr komponen aktif kulit jeruk, maka dalam sediaan gel ditambahkan pula daun sirih dengan cara pengolahan yang sama seperti kulit jeruk," jelasnya.

Bagian kedua yang dilakukan adalah edukasi self medication atau swamedikasi.

"Penyuluhan tentang obat-obatan apa saja yang dapat digunakan oleh masyarakat apabila mengalami sakit dengan gejala ringan tanpa harus ke dokter," katanya.

"Masyarakat dapat mengenali obat-obatan tersebut berdasarkan penandaan atau logo yaitu obat dengan logo biru atau hijau," jelasnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu kewajiban dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang rutin dilakukan dan dilaporkan setiap semester, sebagai implementasi manfaat pendidikan kepada masyarakat.

Kegiatan dilakukan dalam 3 tahapan utama yaitu Sosialisasi, Penyuluhan dan Pelatihan, Serta Evaluasi.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dari bulan Oktober hingga pertengahan Desember.(Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved