Breaking News:

Tribun Maros

Rem Tidak Berfungsi, Truk Tronton Masuk Jurang

Kecelakaan Tunggal sebuah Truk Tronton terjadi di Jalur Nasional Trans Sulawesi di Jalan Poros Maros-Bone.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
Satlantas Maros
Kecelakaan Tunggal sebuah truk tronton terjadi di Jalur Nasional Trans Sulawesi di Jalan Poros Maros-Bone. Tepatnya di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Rabu, (22/12/21).  

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kecelakaan Tunggal sebuah truk tronton terjadi di Jalur Nasional Trans Sulawesi di Jalan Poros Maros-Bone.

Tepatnya di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Rabu, (22/12/21). 

Lakalantas tunggal ini terjadi setelah kendaraan truk tronton mengalami out control akibat rem tidak berfungsi dengan baik.

Akibatnya, truk masuk ke jurang dan sang supir meninggal dunia setelah terjepit badan truk. 

Kasat lantas Polres Maros AKP Darma membenarkan terjadinya kecelakaan tunggal sebuah truk kontainer yang menyebabkan supir meninggal dunia. 

Ia msmgatakan mobil truck tronton Yang terlibat kecelakaan berjenis Mitsubishi Fuso Nomor polisi DP 8294 BB.

Sementara pengemudi truk merupakan warga Jl Lacchkang Makassar, Salam (42).

"Memang benar jadi pada subuh tadi ada truk dari arah Maros menuju bone mengalami kecelakaan tunggal akibat rem tidak berfungsi dengan baik hingga menyebakan truk keluar jalur dan masuk jurang, supirnya meninggal dunia," jelasnya.

Mendapat Informasi dari warga, Petugas Unit Lakalantas Polres Maros pun lalu menuju Kecamatan Mallawa untuk mengevakuasi korban dan bangkai mobil truk tronton yang masuk kedalam jurang. 

"Proses ke Mallawa membutuhkan waktu 2 jam yah karena kecamatan ini merupakan perbatasan wilayah Maros dan Bone, saat tiba di TKP anggota langsung mengevakuasi supir truk yang terjepit di badan mobil dan membawanya ke rumah sakit, kita juga di bantu warga dan anggota dari polsek setempat," terangnya.

Sementara itu Kanit Lantas Polres Maros Ipda Syamsir mengatakan proses evakuasi badan truk membutuhkan waktu 5 jam lamanya.

Hal ini disebabkan, proses evakuasi butuh alat khusus untuk menaikan bangkai truk kontainer ke badan jalan. 

"Proses evakuasi bangkai truknya agak lama karena kita menunggu alat berat, butuh waktu 5 jam untuk mengangkat bangkai truk tronton dari dalam jurang yang begitu curam,"Ungkapnya.

Diketahui Kasus kecelakaan tunggal tersebut telah ditangani oleh petugas kepolisian Satlantas Polres Maros.

Bangkai truk pun telah dievakuasi ke Polsek Mallawa sementara untuk supir yang meninggal dunia telah dikembalikan ke keluarganya untuk dikebumikan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved