Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gara-gara Rp 1,5 Juta, Seleb Bigo Live Ditikam Teman Pria Tapi Bukan Pacar, Pelaku Kesal

Pelaku mengatakan, dalam dua kali pertemuan dengan korban, ia selalu memberikan uang.

Tayang:
Editor: Waode Nurmin
HO/Tribun Medan
Seleb Bigo Live Indah Khairani (26) ditikam teman prianya 

TRIBUN-TIMUR.COM  -  Seorang wanita yang berprofesi sebagai Seleb Bigo Live, ditikam oleh teman prianya sendiri di depan sebuah kampus.

Korban yang bernama Indah Khairani (26) ini ditikam di depan kampus Dharmawangsa, Jalan KL Yos Sudarso, Kecamatan Medan Barat, Medan, Sumatera Utara.

Seleb Bigo Live Indah Khairani (26) ditikam teman prianya
Seleb Bigo Live Indah Khairani (26) ditikam teman prianya (HO/Tribun Medan)

Kejadiannya, Selasa (21/12/2021) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

Indah sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit Putri Hijau Medan.

Kronologi

Korban dan pelaku rupanya teman lama.

Keduanya kemudian bertemu lagi setelah pelaku, Muhammad Faris , ngajak jalan.

Malam saat kejadian dirinya bersama dengan pelaku bernama sedang berjalan-jalan di seputaran Kota Medan.

"Saya awalnya jalan-jalan dari pukul 22.00 WIB, ya biasalah sama teman kan, dia (pelaku) memang sudah lama kenal, tapi enggak pernah ketemu lagi," kata Indah kepada tribun-medan.com, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Bodi Eks Duo Racun Bikin Melongo, Oplas Rp 500 Juta Kini Makin Mirip Kim Kardashian, Intip Potretnya

Baca juga: Pengantin Wanita Stres di Malam Pertama Gegara Suaminya Tak Tahu Cara Bercinta, Mertua Bertindak

Korban dan pelaku sudah bertahun-tahun tidak bertemu dan belakangan tiba-tiba pelaku mencoba menghubungi dirinya dan mengajak untuk bertemu.

"Kan sudah lama memang kami nggak ketemu, jadi tiba-tiba dia (pelaku) ini ngubungin aku, minta jemput ke Johor, adalah dua kali ketemu, yang ketiga kalinya ini kejadian," katanya.

Lalu, Indah mengatakan sekira pukul 24.00 WIB dirinya dan pelaku sempat makan di Jalan Bambu, Kota Medan, dan setelah itu melanjutkan lagi perjalanan ke arah Marelan.

Saat di perjalanan, pelaku yang mengemudikan mobil korban sempat menanyakan beberapa pertanyaan kepada korban.

"Dia (pelaku) nanya-nanya gitu ke aku, kan kebetulan aku pakai emas, dia nanya berapa harga emas yang ku pakai, terus nanya lagi dia apakah mobil ku ada GPS atau enggak," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa, pelaku terus mengajak korban untuk jalan-jalan sampai-sampai korban sempat tertidur di dalam mobil karena sudah terlalu larut malam.

"Karena sudah malam kali saya sempat ketiduran di dalam mobil, saya ngajak pulang tapi dia (pelaku) bilang sudah tanggung, dia masuk kerja jam 05.30 pagi, sambil menunggu itu katanya," ujarnya.

Indah menambahkan, sekitar pukul 02.30 WIN tiba-tiba pelaku memberhentikan mobil tersebut tepat di depan sekolah Darmawangsa.

Pelaku beralasan ingin mengambil tisu di tasnya yang kebetulan diletak di bangku belakang mobil.

Korban yang duduk di bangku depan tidak menyadari tenyata pelaku mengambil pisau dan langsung menikam perutnya.

"Terkejut saya mencoba melawan, tapi dia (pelaku) kembali nikam aku, sambil narik tas ku. Terus bergelut kami di mobil itu, aku berusaha buka pintu mobil lalu keluar sambil merampas pisau itu," ungkapnya.

Ia mengatakan, setelah berhasil keluar dari dalam mobil dia pun berteriak minta pertolongan kepada warga.

Pelaku yang diduga panik, meminta maaf kepada korban dan meminta korban untuk masuk ke dalam mobil.

Namun, ia mengaku tidak mau dan pelaku mencoba menabrak korban tetapi korban menghindar.

"Minta maaf dia (pelaku) ayo masuk katanya, nggak maulah aku kan, teriak-teriak di situ terus mau ditabrak nya aku, lalu dia lari bawa mobil sama handphone ku," katanya.

Indah menjelaskan, beruntung pada saat itu masih ada warga yang melintas di lokasi dan ia yang tidak sadarkan diri langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.

"Setelah dari situ nggak sadar lagi aku, karena luka tusukkan ada 10 lubang. Sudah buat laporan ke Polrestabes," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Korban sudah buat laporan. Untuk pelaku dalam pengejaran," ujarnya.

Mobil korban dan pelaku sudah diamankan

Mobil merah BK 1273 ZA, milik Indah sudah terparkir di depan gedung Satreskrim Polrestabes Medan.

Korban, Indah Khairani menuturkan bahwa dirinya mendapatkan kabar bahwa mobil kesayangannya itu telah ditemukan pihak kepolisian.

Ia mengaku, sempat didatangi beberapa anggota kepolisian untuk memberitahu bahwa mobil dan pelaku telah diamankan.

"Iya sudah diamankan, tadi ada datang orang Polrestabes ke sini ngasih tau. Pelakunya sudah ketangkap semalam, mobil ditemukan," kata Indah Khairani kepada tribun-medan.com, Rabu (22/12/2021).

Ia menuturkan, bahwa mobilnya tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Mobil dapatnya nggak jauh dari tempat kejadian itu, ditinggal mobilnya kata polisi. Tapi kurang tahu daerah mana," ujarnya.

Lebih lanjut, Seleb Bigo ini mengaku memang sudah lama kenal dengan pelaku bernama Muhammad Faris. Dan bahkan sempat beberapa kali bertemu dan pergi jalan.

Dirinya mengaku tidak memiliki firasat apapun dengan pelaku, ternyata memang pelaku memiliki niat jahat terhadapnya.

"Kenal lama, sudah lama kenal lama kali. Memang nggak ada firasat karena sudah dua kali jalan nggak ada masalah, yang ketiga kali mungkin ada niat jahat dia, sampai bawa pisau," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus saat dikonfirmasi terkait diamankannya mobil korban dan penangkapan pelaku.

Hingga berita ini dikirimkan, ia belum memberikan jawaban terkait hal tersebut.

Pengakuan Pelaku Dimintai Duit

Muhammad Faris mengaku tidak bermaksud merampok Indah Khairani.

Indah yang dikenal sebagai selebritas Bigo Live ditikam saat keduanya berada di sekitar kampus Universitas Dharmawangsa, Medan, Selasa (21/12/2021). Faris juga membawa kabur mobil milik korban.

Faris mengaku merasa kesal terhadap korban lantaran korban sering meminta uang kepada dirinya.

Muhammad Faris saat konfrensi pers di Polrestabes Medan, Rabu (22/12/2021).
Muhammad Faris saat konfrensi pers di Polrestabes Medan, Rabu (22/12/2021). (TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH)

"Kesal karena korban di jalan minta-minta duit Rp 1,5 juta untuk keperluan pribadi dia (korban)," katanya saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Rabu (22/12/2021).

Ia mengatakan, dalam dua kali pertemuan dengan korban, ia selalu memberikan uang.

"Tidak pacaran. Cuma teman dekat. Karena tiap jumpa memang ada janji ngasih dia uang. Kalau bertemu ada ku kasih Rp 1 juta dan 1,5 juta. Uangnya untuk keperluan pribadi dia," sebutnya.

Faris mengaku memberikan uang kepada Indah karena ingin membuat korban terkesan.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pisau yang dipakai untuk menikam korban baru di belinya bersama dengan korban saat jalan-jalan.

Menurutnya, pisau itu dibeli untuk keperluannya di kos.

Ia mengatakan tidak ada niat untuk melarikan mobil korban. Ia mengaku pada saat itu panik, dan memilih melarikan mobil korban.

"Pisau itu untuk keperluan saya. Bukan hanya pisau saja yang saya beli, ada Tupperware dan sendok juga, perlengkapan untuk kos. Saya ketakutan. Bingung. Mau melarikan diri, jadi saya bawa saja mobilnya. Dan saya tinggal di Labuhan," pungkasnya.

Sosok Indah Hairani

Indah Hairani merupakan warga Jalan Sekata, Gang Flamboyan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Gadis berusia 26 ini, ternyata selebgram aplikasi Bigo Live.

Indah selalu tampil seksi setiap kali ia melakukan live.

Saat diwawancarai, Indah mengaku telah bekerja sebagai selebgram di Bigo Live sejak tahun 2016.

"Bigo live main sudah lama, mulai 2016. Tapi saya jadi officialnya itu di tahun 2019 awal," kata Indah kepada Tribun-medan.com, Rabu (22/12/2021).

Ia mengatakan, telah meraup keuntungan puluhan juta rupiah dari aplikasi tersebut dan bisa memenuhi semua kebutuhannya.

"Dari tahun 2020 sudah mulai berpenghasilan, lumayan juga hasilnya," sebutnya.

Indah mengatakan, selama ini dirinya hanya berfokus bekerja sebagai selebgram Bigo Live saja dan tidak memiliki pekerjaan lain.

"Enggak ada kerjaan lain, cuma Bigo live. Banyaklah penghasilan tergantung, namanya kalau kerjaan gitukan banyak uangnya, tapi tergantung juga. Sehari 2 jam minimal harus live," ucapnya.

Selain Bigo Live, Indah juga eksis di aplikasi Instagram dan juga Tiktok.

Ia selalu tampil cantik dan seksi setiap kali mengunggah foto atau pun videonya.

Sebagian dari artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Mobil Wanita yang Ditikam Teman Prianya di Medan Akhirnya Ditemukan, Pelaku Juga Diringkus

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved