Breaking News:

Tribun Gowa

Sebulan, Warga Desa Datara Gowa Produksi 500 Kilogram Kunyit Bubuk

ejak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Simboling terbentuk, warga mulai mengolah umbi kunyit menjadi kunyit bubuk dan dipasarkan dalam kemasan.

Editor: Imam Wahyudi
ist
Anggota DPRD Gowa, Husniah Daeng Talenrang (kanan), memberi masukan soal kunyit bubuk produksi Bumdes Simboling saat mengunjungi Desa Datara, Kecamatan Tompobulu, Gowa, akhir pekan lalu. 

TRIBUNGOWA.COM, GOWA - Desa Datara, Kecamatan Tompobulu, berada di daerah dataran tinggi Kabupaten Gowa.

Selain pertanian dan perkebunan, warga desa ini juga mengembangkan tanaman kunyit sebagai sumber penghasilan.

Dulu, warga menjual kunyit dalam bentuk umbi dengan harga sangat murah.

Namun kini, sejak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Simboling terbentuk, warga mulai mengolah umbi kunyit menjadi kunyit bubuk dan dipasarkan dalam kemasan.

Kepada anggota DPRD Gowa, Husniah Daeng Talenrang, yang mengunjungi Desa Datara akhir pekan lalu, Koordinator Bumdes Simboling, Yuniarti, menjelaskan setiap bulan mereka memproduksi 500 kilogram kunyit bubuk.

“Kami jual seharga Rp 10 ribu untuk kemasan 130 gram,” ujar Yuniarti.

Kunyit tersebut dikemas dalam botor minuman bening dan diberi cap produksi agar mudah dikenali.

“Untuk saat ini, pasar kami baru sebatas daerah Gowa, Takalar, Jeneponto dan Kota Makassar,” tambah Yuniarti melalui rilis ke tribun-timur.com.

Baca juga: Perempuan Asal Palopo Kaget Dapat Kerbau Seharga Rp20 Juta Usai Ikut Vaksinasi Polres Toraja Utara

Baca juga: Siapa Briptu Ayu Polwan Dipukul Anggota TNI Kodam II Sriwijaya, Kondisinya Memprihatinkan

Menurut Yuni, selain sebagai bumbu dapur, kunyit juga merupakan bahan baku obat-obatan kosmetik.

Husniah memuji kualitas kunyit bubuk Bumdes Simboling Desa Datara.

"Kualitas dan kemasannya sudah bagus. Tinggal bagaimana menciptakan pasar yang lebih luas agar produksi bisa lebih besar lagi dari yang selama ini diproduksi,” kata Ketua DPD PAN Gowa ini.

“Saya yakin produksi bisa ditingkatkan mengingat bahan baku kunyit di desa ini sangat besar," tambah Husniah yang juga pengusaha pertanian dan peternakan di Kabupaten Gowa.

Ketua PKK Desa Datara, Tribuana Aska yang menyambut kunjungan Husniah turut memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki desanya termasuk potensi bidang wisata alam.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved