Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sudah 10 Hari Pelaku Pembunuhan Sadis di La'langboni Jeneponto Masih Berkeliaran, Keluarga Desak ini

Yasa mengalami luka bekas hantaman benda tumpul dan tajam. Sehingga terdapat luka memar dan luka terbuka di bagian depan dan belakang badan korban.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Rakib
Dari kiri, Kaur Ops Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin dan Keluarga korban pembunuhan di Jeneponto, Nasir Awing yang diwancara, Rabu (15/12/2021) 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Pembunuhan sadis terjadi di La'langboni, Kelurahan Tolo Selatan, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Minggu (5/12/2021) lalu.

Korban bernama Yasa, ia meninggal diduga karena dibunuh.

Saat diaotopsi, Yasa mengalami luka bekas hantaman benda tumpul dan tajam.

Sehingga terdapat luka memar dan luka terbuka di bagian depan dan belakang badan korban.

Ini membuat keluarga korban tidak menerima proses kematian Yasa.

Salah seorang keluarga korban, Nasir Awing mendesak polisi mengungkap kasus pembunuhan.

"Mauku saya pak ditindak lanjuti ini kasus, saya pihak korban melapor kepada pihak kepolisian tidak ada tanggapan selama ini," ujarnya saat ditemui di jalan lingkar, Rabu (15/12/2021) siang.

Menurutnya, kasus ini diduga lamban ditangani oleh pihak kepolisian Polres Jeneponto.

Karena peristiwa pembunuhan sudah berlalu sekitar sepuluh hari lalu.

"Lambat ditangani itu kasus, mauku saya dipercepat penanganan kasus ini, karena tewas mengenaskan," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved