Breaking News:

Tumbuh 4,92% YoY Hingga Oktober 2021, Total Aset Perbankan Sulsel Capai Rp160 T

Demikian yang disampaikan oleh Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua Mohamad Nurdin Subandi

Penulis: Rudi Salam | Editor: Ina Maharani
Tribun/Diwan
Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua Mohamad Nurdin Subandi (kiri) berbicara dalam Journalist Update yang digelar Selasa (14/12), di Cak Har, Jl Lamadukkeleng, Makassar. Hadir juga Direktur Pengawasan LJK OJK Patahuddin (tengah) dan Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK Bondan Kusuma 

Makassar, Tribun - Perkembangan perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Oktober 2021 menggembirakan, tumbuh positif.

Hal itu ditopang fungsi intermediasi yang tinggi dan disertai tingkat risiko yang tetap aman.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua Mohamad Nurdin Subandi, dalam Journalist Update yang digelar Selasa (14/12), di Cak Har, Jl Lamadukkeleng, Makassar.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Direktur Pengawasan LJK OJK Patahuddin dan Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda OJK Bondan Kusuma.

“Industri perbankan masih tumbuh positif dengan kinerja intermediasi perbankan yang tetap tinggi,” kata Nurdin.

Salah satunya total aset perbankan Sulsel Oktober 2021 di tengah kondisi pandemi mampu tumbuh 4,92% secara yoy. Yakni dengan nominal mencapai Rp160 triliun

Sementara itu penghimpunan dana pihak ketiga tumbuh 4,64% dengan nominal 111,83 triliun dan penyaluran kredit tumbuh 4,21% yoy dengan nominal Rp127,32 triliun.

Itu disertai indikator fungsi intermediasi (LDR) yang cukup tinggi 112,45%, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terjaga sebesar 2,69%.

“Berdasarkan jenis penggunaan, kredit produktif tumbuh 5,24% yoy dengan nominal mencapai Rp67,47 triliun dan kredit konsumtif tumbuh 2,36% yoy dengan nominal mencapai Rp59,85 triliun,” kata Nurdin.

Lebih lanjut, Nurdin menyebut bahwa penyaluran kredit di Sulsel didominasi oleh sektor perdangan besar dan eceran sebesar Rp33,51 triliun (26,32%).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved