Breaking News:

Gempa NTT

Saat Gempa, Kasat Reskrim Polres Sinjai Teriak Begini, Anggotanya Tetiba Hentikan Proses Penyidikan

Mendengar penyampaian itu, sejumlah penyidik keluar ruangan. Tampak menghentikan proses penyidikan yang sedang berlangsung. 

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Samsul Bahri
Anggota Satreskrim Polres Sinjai berhamburan keluar saat gempa, Selasa (14/12/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Sejumlah anggota Polres Sinjai, Sulawesi Selatan berhamburan saat terjadi gempa bumi, Selasa (14/12/2021).

Gempa bumi terjadi di lokasi: 7.59 LS, 122.26 BT (112 kilometer Barat Laut LARANTUKA-NTT).

Oleh Badan Meterologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) Makassar mengeluarkan peringatan dini. 

Peringatan Dini #Tsunami untuk wilayah: MALUKU, NTB, NTT, SULSEL, SULTRA, #Gempa Magnitudo: 7.5, 14-Des-21 10:20:22 WIB, Lokasi: 7.59 LS, 122.26 BT (112 km BaratLaut LARANTUKA-NTT), Kedalaman: 12 Km #BMKG.

"Ayo keluar dari ruangan ada gempa bumi," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Abustam.

Mendengar penyampaian itu, sejumlah penyidik keluar ruangan. 

Tampak menghentikan proses penyidikan yang sedang berlangsung. 

"Tak cukup satu menit, tapi sangat terasa getarannya," kata Abustam. 

Setelah getaran berlalu para anggota Satreskrim kembali masuk di ruangannya. 

Di tempat terpisah juga dialami oleh sejumlah siswa di SMAN 1 Sinjai. 

Guru dan siswa memilih meninggalkan ruangan saat gempa masih berlangsung.

Mereka kumpul di lapangan sekolah. 

Di Kabupaten Sinjai terdapat tiga wilayah kecamatan yang berhadapan dengan  laut Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kecamatan tersebut, Pulau Sembilan, Sinjai Timur dan ibukota Sinjai, yakni Kecamatan Sinjai Utara.

Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Sinjai meminta masyarakat tetap tenang dan mengamati perkembangan alam dan tidak boleh panik.(TribunSinjai.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved